
Malam berlalu Stuart masih terlelap di atas ranjang kebesarannya karena tidur larut malam akibat memikirkan dirinya sedangkan Kikan yang sudah berada di depan pintu kamar Stuart sudah beberapa kali mengetuk pintu tersebut
Biasanya Stuart sudah bangun lalu keluar untuk berolahraga jadi Kikan dengan leluasa menyiapkan segala kebutuhan Stuart di dalam kamar
Kikan mendesak frustasi di depan pintu kamar Stuart baru kali ini dia mengetuk berkali-kali tapi tapi tak ada jawaban dari dalam kamar tersebut biasanya pintu kamar akan terbuka dengan sendirinya dan Stuart akan keluar
Setelah hampir tiga puluh menit menunggu akhirnya kikan berinisiatif untuk membuka pintu kamar Stuart
__ADS_1
Setelah membuka pintu kamar kikan Langsung melihat ke sekeliling ruangan matanya tertuju pada ranjang tampak Stuart masih tertidur lelap membuat kikan bingung apakah membangunkan tuannya untuk atau menunggu tuannya hingga terbangun sendiri
Setelah berpikir masak-masak Kikan pun mendekat ke ranjang dimana Stuart berada dia berniat untuk membangunkan Stuart karena jam sudah menunjukkan jam sembilan pagi
Kini kikan sudah berada tepat di sebelah tempat tidur Stuart , Kikan mendekat "tuan....Tuan.....tuan bangun ini sudah jam sembilan pagi waktunya Anda ke kantor ucap Kikan
Kikan yang berusaha membangunkan Stuart dengan berbicara nampaknya tak terdengar oleh Stuart dan hal tersebut juga tak membuat Stuart bergeming sedikitpun setelah berusaha membangunkan dengan memanggil tapi nyatanya tidak berhasil akhirnya Kikan berusaha menyentuh pundak Stuart agar dia bisa menggoyangkan nya untuk membangunkan dari tidurnya
__ADS_1
Karena merasa putus asa akhirnya kikan mencubit perut milik Stuart membuat Stuart spontan langsung membuka matanya lebar-lebar Stuart langsung bangkit berdiri karena sangat terkejut melihat kikan yang berada dalam pelukannya
"Apa yang kau sudah lakukan kau berada dalam kamarku dan bahkan kau berada di atas tempat tidurku." ucap Stuart marah dan kesal karena Kikan berada di atas ranjangnya
Kikan cepat-cepat bangkit dan langsung berdiri di depan Stuart sambil menunduk hormat maaf Tuan tadi aku mengetuk pintu kamar Tuan tapi tidak ada jawaban jadi aku masuk ke dalam kamar Tuan aku lalu berusaha membangunkan Tuan tapi Tuan tidak bangun akhirnya aku mendekat ke ranjang dan memegang pundak Tuan untuk membangunkan Tuan tapi saat aku memegang pundak Tuan tapi tuan malah menarik tanganku hingga aku jatuh ke ranjang dan langsung memelukku." ucap kikan menjelaskan apa yang terjadi tadi
"Ada apa denganku kenapa aku menyukai aroma tubuh pria yang ada di hadapanku ini benar-benar apa benar aku penyuka terong tapi ini membuat aku frustasi aku harus menjauhkan diri dari dia untuk sementara waktu dari sisiku agar aku bisa tau apa aku penyuka terong atau penyuka goa love atau keduanya." ucap Stuart dalam hati sambil melihat kikan dari atas kaki Samapi kepala
__ADS_1
"Kau jangan berdusta aku tahu kau sengaja mencari kesempatan untuk dapat memeluk tubuhku Kau tahu aku ini adalah pria normal kau jangan mencari kesempatan agar bisa berdekatan dengan ku sampai masalah ini selesai kau tidak boleh mendekatiku atau muncul di hadapan ku dan ingat apapun yang terjadi di dalam kamar ini tak boleh sampai ke luar." ucap Stuart
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya