Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
433


__ADS_3

Yuli yang mendengarkan perkataan stuart menjadi bingung apa maksud dari kata-katanya sedangkan komandan hanya bisa tertunduk diam tak berani berkata apapun


Tiba-tiba Yudha datang dengan tertatih-tatih dengan perban yang berada di kepala dan lengannya "Tuan aku sudah tak sanggup lagi berada dalam kamar mandi bahkan di sana tidak ada tempat duduk tanganku sampai kram dan kepalaku pusing." ucap Yudha karena sudah hampir satu jam berdiri di dalam kamar mandi dalam keadaan tangan yang diperban kepala yang diperban dan juga kakinya


Sementara Yuli yang tadinya menangis tersedu-sedu langsung mengakat wajahnya menatap bingung pria yang sedang tertatih dengan perban di kepala dan tangannya kemudian melihat daramantao yang terbaring di ranjang


"Ada apa ini kenapa kalian sama-sama di perban." tanya yuli


Belum sempat yang lain berbicara tiba-tiba seorang perawat datang maaf permisi kami akan menyuntik pasien." ucap perawat tersebut membuat komandan langsung melihat perawat


"Maaf suster bukanya hanya di berikan obat saja ." ucap komandan yang merasa cemas Pasalnya darmanto takut jarum suntik


Darmanto yang mendengar kata perkatan perawat secara refleks bangunan dari tempat tidur "aku tak mau di suntik aku tidak sakit ucap ." Darmanto

__ADS_1


Sedangkan Yuda langsung melihat ke arah suster "maaf sus aku adalah Pasien yang asli dan dia yang palsu." ucap Yuda dengan polosnya


Sedangkan komandan ingin menenggelamkan dirinya sendiri melihat yang terjadi di hadapannya


Tampak Yuli langsung shock dan malu apalagi dia sudah mengungkapkan perasaannya tanpa tau bahwa darmanto hanya bersandiwara


Komandan langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal sementara stuart hanya tersenyum lalu bergegas pergi dari ruangan tersebut


Darmanto yang menyadari bahwa semua kebohongannya sudah terbongkar berniat untuk kabur


Darmanto langsung menatap ke arah komandan "sekarang apa yang harus kita lakukan sepertinya dia Sangat marah dan semua ini kerena kau." tunjuk darmanto pada Yuda yang tak berdosa


"Ya Allah aku pasrahkan semuanya kepadamu." ucap Yuda dalam hati karena dia tak mengerti apa yang terjadi

__ADS_1


"Maaf tuan bisakah anda segera bangun agar pasien bisa aku berikan obat." ucap perawat membuat Yuda sedikit bernapas lega


"Ini semua belum berakhir kalau sampai istriku tak memaafkan diriku hari ini aku akan menyuntik mu dengan cairan kimia bukan lagi obat." ancam darmanto yang sudah turun dari tempat tidur pasien dan di gantikan oleh Yuda


"Sudah tuan sebaiknya tuan segera menyusul istri tuan dan meminta maaf setulus hati agar dia mau memaafkan tuan." ucap komandan


Darmanto langsung berjalan menuju kamar miliknya di mana Yuli berada Tampak saat melewati Oma dan ibu stuart darmanto berhenti untuk memberi salam


"Bagaimana dramanya sepertinya ada adegan yang gagal di lakukan , cepat susul istrimu dia sepertinya sangat marah." ucap Oma


Darmanto hanya mengangguk pasrah lalu melanjutkan langkahnya


Sementara itu di sebuah markas tampak beberapa orang pria sedang duduk sambil bersulang

__ADS_1


"Selamat ketua sepertinya rencana kita berhasil salah seorang anggota keluarga huges sedang di rawat di rumah sakit dengan kondisi luka bakar 100 %." ucap seorang pria yang ada di ruangan tersebut


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2