
Bima tampak tersenyum kecut "ha ha ha ha ternyata kalian ingin menjebak kami sehingga mengundang kami datang ke mari." ucap Bima dengan suara yang mengerikan
"Siapa kau sebenarnya mengapa datang ke tempat ku ini apa kau berniat untuk membuat kekacauan di tempat ku , Jack kau memang sejak dulu hanya membuat kekacauan di hidup ku dan keluarga ku sekarang kau datang membawa seseorang yang tak aku kenal untuk merusak tempatku dan melukai aku dan tamuku ." ucap Kakek Nadia
"Di sini di sini siapa yang ingin merusak dan siapa yang ingin melukai bukannya kau sudah berniat untuk membunuh ayah mertua Kau pikir aku tidak tahu apa yang kau rencanakan dan kau ingin istriku menikah dengan pria seperti dia kau sungguh laki-laki tua yang buta mata dan buta hati padahal selama ini kau tahu bagaimana dia memperlakukan seorang wanita tapi kau masih ingin istriku menjadi korban kau sungguh kakek tua sialan aku buka ayah mertua yang akan mentolerir setiap kelakuan mu." ucap Bima terus terang terang terus
"Pengawal kepung mereka dan habis mereka." ucap kakek Nadia lantang tak ada rasa iba atau bekas kasih tampak beberapa orang langsung masuk ke dalam ruangan untuk mengepung Jack dan Bima ditambah orang-orang milik Damian membuat suasana di dalam ruangan semakin tegang sementara di luar Asisten James yang menjaga pintu tak bergeming saat sebuah pistol tepat di kepalanya
"Kau bawahan yang setia tapi sayang kalian berurusan dengan orang yang salah bagi tuan Bima tak ada kompromi bagi seseorang yang Ingin menyakiti keluarganya." ucap pria yang mengarahkan pistol pada James
__ADS_1
Di dalam Bima langsung terkekeh melihat dirinya dikepung oleh para pengawal kakek Nadia dan Damian
"Astaga kalian sangat kompak dan lucu kalian pikir siapa kalian ." ucap Bima
"Kau jangan sombong kau hanya seorang pria miskin tanpa gelar." ucap Damian menghina
"Sudah jangan banyak bicara habisi mereka berdua ." ucap kakek nadia
"Tangkap kedua orang itu dan seluruh bawahannya aku ingin semua bersih dalam waktu 15 menit." ucap Bima tampak ucapan Bima seperti alarm penyerangan tiba-tiba sesuatu meledak di ruangan membuta asap putih yang tebal membuat semua orang kocar-kacir di dalam ruangan tapi Tidak dengan Bima dan Jack mereka berdua dengan mudah lolos dari asap tersebut karena Bima Langsung menarik tangan paman Jack keluar dari ruangan
__ADS_1
Sementara itu di dalam ruangan begitu asap sudah hilang tampak para bawahan kakek nadia dan Damian sudah terikat di sudut ruangan dengan beberapa penjaga yang memegang senjata sementara Damian dan kakek Nadia tak berkutik saat pistol tepat di kepala mereka
lima belas menit berlalu kini Bima kembali masuk ke dalam dengan senyuma jahat sambil mentap ke arah Damian dan kakek nadia
"Dasar pengecut bebaskan aku dan kita bertarung selayaknya seorang pria sejati." ucap Damian sok-sok
Para bawahan Bima tersenyum kecut melihat Damian yang menantang Bima bukanya apa Bima adalah salah satu pria terkuat dalam organisasi setelah stuart ketua mereka Darmanto saja yang memiliki keterampilan bertarung yang sangat handal tak dapat mengalahkan Bima apalagi seorang Damian yang hanya suka memukul wanita
"Kenapa apa kau takut kalah sehingga kau tak mau bertarung melawan Ku ." tanya Damian penuh kesombongan .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya