
Ketua keamanan markas Bento hanya bisa menelan servernya dengan kasar mendengar perkataan jay dia juga tak bisa memukuli bahwa pekerjaannya saat ini mempertaruhkan nyawanya apalagi semua data yang berada di markas besar sudah hilang
Sementara itu Jay yang saat ini sedang duduk di ruang kerjanya tampak sangat frustasi apalagi tak ada sedikitpun titik terang yang dia dapat belum lagi saat ini markas besar mendapatkan masalah dengan sistem keamanannya sudah dibobol bahkan tak segan-segan semua perangkat elektronik sudah hancur Apa yang harus dilakukan pastinya dia akan mendapatkan hukuman dari Bento dengan terpaksa Jay mengambil ponselnya mau tidak mau dia harus melaporkan hal ini kepada Bento
Kini Bento dan kedua sahabatnya sudah berada di sebuah restoran tepatnya di ruang VIP pertama kedua orang rekannya tersebut tampak sangat panik saat mendapatkan panggilan telepon
"Ada apa sepertinya kalian mendapatkan masalah besar." tanya Bento
"Ada masalah besar di markas utama mili ku semua perangkat elektronik di markas kami sepertinya terbakar dan semua data menghilang begitu saja dan sampai saat ini belum tahu apa penyebabnya bahkan sampai saat ini belum bisa dipulihkan lagi." ucap salah seorang pria
__ADS_1
"Kau juga mengalami hal yang sama di markas utamaku juga seperti itu bahkan programmer komputerku sampai kewalahan." ucap pria yang satunya lagi
Bento terdiam mendengar kedua rekannya tak berselang lama ponselnya berbunyi Bento langsung mengangkat panggilan telepon tersebut dan berharap panggilan telepon tersebut adalah bukti yang sudah didapatkan oleh jay
"Halo bagaimana Apa kau sudah mendapatkan bukti tentang keberadaan profesor Abdullah." tanya Bento
"Maaf tuan aku tak menemukan petunjuk apapun Dan satu hal lagi yang ingin aku sampaikan." ucap Jay dengan sangat hati-hati
"Maaf tuan tapi ini sesuatu yang cukup penting markas utama mengalami masalah semua perangkat elektronik yang kita miliki rusak terbakar dan semua data yang kita miliki sudah hilang Dan sampai detik ini belum bisa dipulihkan." ucap Jay
__ADS_1
"Apa katamu semua datang kita miliki sudah terhapus Bagaimana dengan gambar profesor Abdullah bersama dua orang yang kita cari itu jangan bilang itu pun tak ada." tanya Bento
"Maaf tuan semua gambar yang kita punya sudah terhapus dan semuanya tiba-tiba menghilang baik di ponsel yang selama ini kita gunakan untuk mengirim gambar." ucap Jay
"Apa tidak kita tidak boleh kehilangan gambar itu aku akan bertemu seseorang dan aku membutuhkan gambar tersebut sebagai bukti." ucap Bento mengingat perkataan Tuan besar tentang pertemuannya dengan mafia nomor 1 yang sudah pensiun
Sementara itu di kediaman tuan besar tampak orang tua tersebut mengambil ponselnya yang berada di depannya lalu menekan sebuah nomor sementara itu di sebuah kamar mewah tampak seorang pria paruh baya yang sedang terlelap tiba-tiba terbangun karena ada panggilan telepon masuk pria tersebut menatap aneh pada nomor ponsel yang sudah lama tak pernah menghubunginya lalu pria paruh baya tersebut mengangkatnya
"Halo Jack apa kabarmu dan bagaimana dengan tuan mu Leo apa dia dan keluarganya baik-baik saja." tanya pria tersebut
__ADS_1
"Halo kakek tua tumben kau menelepon setelah sekian tahun tak pernah menghubungiku lagi aku dan Tuan Leo baik-baik saja begitupun keluarganya Bagaimana kabar anda kakek tua apakah ada masih bisa makan nasi." tanya Jack.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya