
Kini sepasang suami istri itu sudah berada di luar kamar tampak anak-anak mereka sedang bermain di ruang keluarga, ke dua orang anak laki-lakinya tampak bermain dengan ceri
Sementara yang perempuan sedikit anarkis dia tidak mau bermain Bonek tapi lebih suka senjata dan binatang Kikan langsung mendekati putrinya "sayang main apa tembak." ucap putri kecilnya
"Ini ada boneka lucu." ucap Kikan menegang Boneka di tangannya, di luar dugaan putrinya hanya menatap boneka tanpa berniat untuk memegangnya, " kenapa sayang apa kau tak menyukai boneka lucu ini lihat cantik kan bonekanya seperti tuan putri." ucap Kikan
"Jelek." ucap sang putri sontak saja Kikan terbelalak mendengar anaknya mengatakan hal tersebut, sayang kok gitu sih inikan mainan anak perempuan, Bagus kok siapa yang bilang jelek, ibu kasih kakak nih mainan adek kalau gak mau." ancam Kikan
__ADS_1
"Kasih kakak." ucap anak itu membuat Kikan terdiam bagaimana mungkin memberikan mainan perempuan pada seorang anak laki-laki
Kikan langsung menatap stuart "lihatlah putri mu dia tidak kau bermain Bonek, kalau buka. senjata yang binatang-binatang seperti ular, dinosaurus, harimau dan semua binatang buas, padahal aku ingin dia main boneka segala hal tentang menjadi putri apa kau tak lihat semua mainannya aku belikan berwarna pink tapi dia lebih memilih memainkan mainan kakaknya ." ucap kikan
"Sayang kau jangan khawatir putri kita masih kecil dia belum mengerti jika dia sudah berumur lima tahun dia akan menyukai boneka dan berbagai permainan wanita." ucap stuart menenangkan Kikan
"Apa kau yakin sayang dulu katamu wajahnya akan berubah seiring berjalanan waktu tapi kau lihat sekarang dia bahkan sangat mirip denganmu, lihatlah tampilannya saja yang cantik seperti anak perempuan tapi kelakuannya seperti preman." ucap Kikan
__ADS_1
"Sudah tak usah berjanji padaku kalaupun tak jadi kenyataan aku akan berusaha menerimanya karena jika aku percaya janjimu nanti aku lebih kecewa." ucap Kikan sambil melihat ke tiga anaknya bermain di temani stuart
Sementara di sebuah markas tampak seorang wanita sedang di ikat di sebuah kursi tak berselang lama beberapa orang membawa masuk seorang pria tampak wanita tersebut terbelalak saat mengetahui siapa pria tersebut yang di tangkap
Kini ke dua orang tersebut duduk berdampingan dengan tangan dan kaki terikat serta mulut di lakban, "kau pikir akan semudah itu meracuni tuan stuart dan sejak kapan tuan stuart minum kopi." ucap seorang pria yang berada di hadapan mereka
Kedua orang tersebut meronta entah apa yang mereka katakan sepertinya mereka sangat bersemangat untuk membela diri, " sudahlah percuma kalian berbicara, kalian akan tetapi di sini sampai tuan stuart memutuskan hukuman apa untuk kalian apa kalian lihat wanita di pojokan sana, apa kalian ingin seperti dia." tanya pria tersebut
__ADS_1
Tampak keduanya melihat seorang wanita yang duduk di sebuah kursi dengan tubuh di jahit asal-asalan, walaupun masih hidup sepenuhnya tubuh wanita tersebut tak berfungsi membuat ke dua orang tersebut langsung menggeleng, " benar sebaiknya kalian memilih mati saja dari pada harus menjadi mayat hidup seperti itu, lihatlah hanya nyawanya saja yang tersisa yang lainya tak berguna." ucap pria tersebut membuat ke dua orang tersebut semaki takut.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya