Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
461


__ADS_3

Kini seluruh keluarga sudah berkumpul di meja makan tak terkecuali profesor Abdullah semua keluarga tampak saling menyapa dengan hangat Tak akan ada yang tahu apa yang terjadi hari esok


Sementara itu di sebuah markas tampak komandan dan para bawahannya yang baru saja pulang dari toko bunga


"Tuan Apakah tidak apa-apa jika sampai mereka semua mati di dalam rumah itu." salah satu bawahan komandan


"Itu lebih bagus lagi itu adalah peringatan agar mereka jangan berusaha untuk menggangguku jika mereka memang menginginkan toko bunga tersebut mereka bisa menyewakannya pada ku dengan baik-baik bukan dengan cara ingin merampok apalagi sampai membunuhku." ucap komandan sok bijaksana


"Tapi kalian memasang semua perangkat Tak Sampai mengenai kepala kan hanya mengenai bagian badan dan kaki saja aku juga tak ingin mereka mati dengan mudah." ucap komandan

__ADS_1


"Seperti yang komandan perintahkan kami hanya menargetkan badan dan kaki yang sedikit jauh dari organ vital." ucap bawahan komandan


"Itu pekerjaan yang bagus sekarang mari kita makan malam sebelum kita menonton mereka yang sedang berjuang." ucap komandan santai lalu berjalan ke meja makan bersama bawahnya


Sementara itu Jay yang tengah mempersiapkan bawahannya dengan berbagai macam senjata dan alat yang biasa mereka gunakan untuk menghadapi musuhnya tampak sangat puas dengan persiapan yang dia miliki


"Aku yakin pria yang ada di dalam rumah itu tak akan bisa melakukan apapun pada kita dia hanya memiliki satu pucuk senjata walaupun itu laras panjang Dia takkan tahu disaat kita tiba-tiba masuk." ucap Jay


"Sekarang kalian kembali untuk beristirahat 5 jam lagi kalian berkumpul di sini kita akan melaksanakan aksi kita ." ucap jay setelah selesai memerintahkan para bawahannya langsung pergi ke ruang kerja di mana Bento berada

__ADS_1


Sementara itu di ruang kerja Bento tampak mendapatkan alisnya saat melihat beberapa berkas kerjasama dengan para rekannya tampak ada beberapa berkas yang tak sesuai tampak pintu diketuk dari luar tak lama tampak Jay masuk ke dalam dan langsung berdiri di hadapan Bento


"Ada apa tuan memanggilku." tanya jay yang memang tadi sempat dihubungi oleh Bento


"Kemari dan lihatlah beberapa dokumen ini sepertinya semenjak kehilangan profesor Abdullah sepertinya beberapa dokumen kerjasama aku dengan beberapa rekanku banyak terdapat kesalahan dan aku baru memperhatikan salahsatu dokumen yang ada." ucap Bento sambil mengambil salahsatu dokumen untuk di perlihatkan pada Jay


Jai berjalan mendekat lalu melihat salah satu dokumen yang diberikan oleh Bento setelah memeriksa dengan teliti pada berkas yang ada di tangannya "Tuan Bukankah ini berkas kerjasama dengan sahabat tuan tapi kenapa isi perjanjiannya sangat merugikan kita bukannya kita sudah memeriksanya sebelum menandatanganinya." tanya Jay menatap bingung pada kertas yang ada di tangannya


"Aku juga sangat bingung Bukankah perjanjiannya jika ramuan itu sudah berhasil ditemukan maka kami akan membaginya dan jika tidak aku akan mengganti rugi 50% dari semua dana yang telah dia keluarkan dalam pencarian ramuan tersebut Tapi kenapa ini menjadi 150% ucap Bento

__ADS_1


"Apakah ada kemungkinan ini adalah salah ketik tapi bukannya aku yang membuat semua dokumen ini dan nyata-nyata aku menulisnya sebesar 50% bukan 150%." ucap Jay yang tak habis pikir bagaimana bisa dokumen perjanjian bisa berubah .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2