Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
410


__ADS_3

Benar juga Baiklah aku akan menghubungi Jack kakek Nadia langsung mengambil ponselnya dan menghubungi sementara itu Paman jack yang sudah mengantarkan di mana mama Nadia berada langsung bergegas kembali ke mobil


Saat berada di dalam mobil ponsel Paman Jack berbunyi tampak nama kakek Nadia yang tertera dipanggilan telepon tersebut membuat paman Jack melihat ke arah Bima lalu menarik nafas dalam-dalam sebelum mengangkat panggilan telepon tersebut


"Halo Jack apa kabarmu ." tanya kakek Nadia basa-basi


"Baik tuan, tuan apa kabar." tanya Jack berusaha sopan


"Kau seperti biasanya tak memiliki reaksi, oh iya aku ingin membicarakan sesuatu denganmu ini masalah keluarga aku harap kau datang sendiri karena ini Maslah keluarga." ucap kakek Nadia


"Maslah keluarga bukanya aku hanya orang luar yang tak punya hubungan apapun dengan keluarga anda selain aku hanya ayah biologis Nadia." ucap Jack


"Itulah yang membuatmu tetap menjadi keluarga karena kau ayah Nadia dan mantan suami putriku." ucap kakek Nadia berusaha menahan kesalnya


"Kalau ini urusan keluarga berati hanya yang mempunyai hubungan keluarga saja yang akan ada di acara pertemuan tersebut." tanya paman jack meyakinkan

__ADS_1


"Benar sekali ini hanya keluarga inti jadi bagaimana apa kau mau menerima undangan ku." tanya kakek Nadia


"Baikalah aku mau menerimanya undangan mu aslakan dengan satu syarat asisten mu tidak ikut dalam pertemuan tersebut." ucap paman Jack


Kakek Nadia terdiam sesaat "baiklah aku setuju aku menunggu mu di sini." ucap kakek Nadia lalu menutup panggilan telepon miliknya


"Bagaimana tuan apakah tuan Jack setuju." tanya sang asisten


"Dia setuju aslakan kau tak ikut dalam pertemuan tersebut." ucap kakek Nadia sambil memikirkan sesuatu


"Tapi tuan Bagaimana bisa aku tidak ikut yang akan melindungi tuan siap." tanya sang asisten


"Apa yang Anda lakukan tuan anda akan melibatkan Tuan lord Damian dalam hal ini apakah itu tidak terlalu terburu-buru." ucap asisten kakek Nadia


"Ini adalah waktu yang tepat dia adalah calon suami Nadia cucuku biar dia bertemu dengan ayah mertuanya sebelum kita mengirim Jack ke akhirat." ucap kakek Nadia

__ADS_1


"Tapi tuan." ucapan sang asisten terhenti saat kakek nadi menatapnya dengan tatapan tajam


"Kau jangan banyak protes sekarang aku akan menghubungi Leo agar dia tak ikut campur dalam urusan ini karena ini urusan keluarga ." ucap kakek Nadia sambil menekan tombol ponsel miliknya


Sementara itu Leo yang sedang berada di perusahaan sedang bekerja mengalihkan pandangannya dari berkas yang ada di meja ke ponsel miliknya yang berbunyi, ayah Leo menautkan alisnya saat melihat panggilan telepon dari kakek Nadia


"Ada apa dengan kakek tau ini menghubungi ku apakah Jack sedang melakukan pemberontakan." ucap Leo sambil memegang ponselnya lalu mengangkat panggilan telepon tersebut


"Selamat siang tuan Leo apa kabarmu hari ini aku harap baik-baik saja." ucap basa-basi kakek Nadia


"Selamat siang tuan lord harson kabarku baik-baik saja bagaimana dengan kabar tuan sendiri ada apa tuan menghubungi ku." tanya ayah Leo


"Aku hanya ingin mengatakan pada anda bahwa aku mengudang Jack ke kediaman ku dalam rangka urusan keluarga dan berharap orang luar tak akan ikut campur dalam Maslah ini seperti sebelumnya." ucap kakek Nadia menyindir


"Benarkah aku harap acara keluarga anda berjalan lancar aku tak akan mencampuri urusan keluarga orang lain jika tak menyangkut keluarga ku ." ucap ayah Leo dengan senyuman yang sulit di artikan

__ADS_1


"Baiklah aku harap tak ada lagi perjanjian yang akan di langgar." ucap kakek Nadia memperingati Lalu memutuskan panggilan telepon


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2