
Oma dan ibu stuart saling memandang lalu melihat ke arah kedua wanita yang ada di hadapan mereka lalu mengehembuska nafas kasar mereka bingung harus mengatakan apa
Kini mobil sudah tiba di sebuah mall super besar dan mewah mobil pun berhenti di pintu tampak satpam dan beberapa pengawal serta pelayanan yang bekerja di mall sudah menyambut kedatangan mereka
Kikan dan Yuli saling pandang saat melihat mall sepi dan mereka di sambut oleh staf mall "ternyata begini cara mereka menyambut orang yang datang pantas banyak yang suka ke mall tapi kok sepi ya." ucap Yuli sambil memegang tangan kikan yang akan turun dari mobil menyusul Oma dan ibu stuart yang sudah terlebih dahulu turun untuk memastikan Kikan turun dengan nyaman dari mobil dengan perut yang besar
Kikan melihat sekelilingnya memang benar mall tersebut sangat sepi "mungkin saja semua orang sudah berada di dalam ." ucap Kikan masih dengan pikiran positif
__ADS_1
"Benar juga mall nya seperti istana tempat parkirnya luas bangat Pasti orang-orang sedang berkumpul di dalam." ucap Yuli yang hanya di dengar oleh Kikan
"Kita di layani seperti tamu penting." ucap Kikan yang otaknya masih belum konek bahwa dia adalah istri seorang CEO terkaya dan tertampan yang merupakan pemilik mall Tersebut
Tapi saat mereka masuk ke dalam tak ada tanda-tanda keberadaan siapapun selain mereka dan staf serta pengawal walaupun semua toko terbuka tapi tak ada pengunjung hanya penjaga toko saja hal tersebut membuat Yuli dan Kikan penasaran , "bukanya mall ramai kok ini sepi apa mall ini akan bangkrut sehingga tak ada pengunjung ." tanya Kikan pada ibu mertuanya saat berjalan melewati beberapa toko
Ibu stuart yang mendengar hal tersebut langsung menatap sang menantu harusnya "kau bertanya pada suamimu dia adalah pemilik mall ini dan dia menutup mall hari ini agar kau bisa bebas berbelanja apa saja tanpa di ganggu oleh siapapun." ucap ibu stuart santai
__ADS_1
"Ibu aku ingin berbelanja di mall yang banyak pengunjungnya aku tak mau berbelanja di sini." rengek Kikan
Ibu stuart dan Oma saling memandang pasalnya mereka juga khawatir jika di mall umum mereka dan terjadi sesuatu pada Kikan bukan hanya stuart yang harus mereka hadapi tapi ayah Leo juga
"Tapi sayang ibu khawatir kau akan kelelahan kalau di sini kau bisa memakai kursi roda jika lelah apalagi jika di tempat ramai pengunjung itu akan membuat mu kurang nyaman." ucap ibu stuart
"Tapi ibu aku ke mall bukan untuk berbelanja sebenarnya tapi hanya Ingin melihat orang lalu-lalang dan melihat diskon." ucap jujur Kikan yang penasaran dengan cerita temanya yang biasa ke kota saat dia di kampung yang mengatakan bahwa mall itu ramai dia berbagai jenis orang di dalamnya dan belum lagi banyak diskon yang membuat orang antusias berbelanja
__ADS_1
Ibu stuart mengehembuska nafasnya kasar sebenarnya jiwa emak-emaknya memberontak dia juga pengen berbelanja di mall melihat diskon di toko-toko membutakannya semangat berbelanja tapi sekarang ini sama saja bohong dan semua barang Bebas mereka ambil tanpa bayar membuatnya sedikit kesal kemudian ide di kepalanya timbul saat melihat menantunya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya