
Profesor Abdullah tampak linglung membuat wanita paruh baya tersebut langsung membantu profesor Abdullah untuk masuk ke dalam toko bunga begitu sampai di toko bunga wanita parah paruh baya tersebut langsung membantu profesor Abdullah duduk di kursi sofa tak berselang lama tiba-tiba toko bunga tersebut langsung tertutup membuat profesor Abdullah sedikit terkejut karena toko bunga tersebut langsung ditutup begitu saja oleh beberapa orang pria yang tiba-tiba masuk ke dalam "Ada apa ini kenapa toko bunganya ditutup." tanya profesor Abdullah, tapi tak ada yang menjawab pertanyaan profesor Abdullah sedangkan wanita tadi yang berada di sekitarnya langsung menjauh sambil menunduk
Profesor Abdullah berniat bangkit untuk keluar dari toko bunga tersebut Tapi beberapa pengawal langsung menahan pundaknya "Sebaiknya anda jangan kemana-mana karena Tuan Bento akan segera kemari." ucap salah satu pengawal yang menahan pundak profesor Abdullah
Terlihat jelas wajah panik profesor Abdullah saat pria yang menahannya mengatakan nama Bento, "biarkan aku pergi dari sini aku tak ingin bertemu dengan Bento jika kalian masih seperti ini maka kalian akan menyesalinya." ucap profesor Abdullah
Bento yang berada di apartemennya bergegas pergi bersama Jay ke toko bunga tampak mobil yang dikendarai oleh Bento telah sampai ke depan toko bunga bentol langsung keluar tampak penjaga yang menjaga pintu langsung membukakan pintu tampak Bento tersenyum saat masuk melihat profesor Abdullah yang duduk di sofa dengan dua orang pengawal yang menahannya
__ADS_1
"Halo kakak ipar akhirnya kita bertemu lagi setelah sekian tahun Aku harap kau tidak membenciku karena telah membuatmu kehilangan istri dan tentu saja putrimu yang sangat cantik itu." ucap Bento sambil tertawa terbahak-bahak di hadapan profesor Abdullah
Sementara itu di kediaman keluarga huges tampak Stuart yang berada di ruang kerjanya melihat CCTV rekaman yang berada di ruang toko bunga melihat sang mertua yang seperti itu membuat Stuart merasa kurang nyaman Tapi semua itu harus dia lakukan demi membuat sang mertua sadar bahwa sampai kapanpun Bento akan terus berbuat jahat dan terus mengincarnya ini akan berbahaya untuk kikan dan anak-anaknya apalagi ayah mertuanya selalu berusaha untuk memaafkan dan melindungi Bento
Sementara itu komandan yang sudah tiba di apartemennya tampak tersenyum sambil bergoyang-goyangkan kuncinya tapi saat dia akan melangkah kamarnya tanpa sengaja matanya melihat seorang wanita yang sedang berdiri di depan apartemennya membuat komandan sedikit bingung "sedang apa kau berada di sini Bukankah seharusnya kita besok bertemu di markas." tanya komandan saat melihat wanita tersebut berada di depan pintu apartemennya
"Sebaiknya kita berbicara besok saja tak enak jika kita berbicara di dalam apalagi hanya kita berdua apa yang dikatakan jika seseorang melihat kita masuk ke dalam apartemen ku." ucap komandan
__ADS_1
"Tapi apa tidak bisa kita bicara di dalam walau hanya lima menit atau kita bisa cafe terdekat." ucap wanita tersebut
"Kau sebaiknya segera kembali Pasalnya aku merasa tidak nyaman seperti ini di depan apartemen ku bersama seorang wanita apalagi kau adalah kekasih sahabatku jadi aku tak ingin ada salah paham di antara kita." ucap komandan
"Apa jika aku bukan kekasih sahabatmu kau akan merasa nyaman jika berbicara berdua denganku." tanya wanita tersebut.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1