Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
483


__ADS_3

"Sayang kapan kau datang apa kau sengaja ingin mengunjungi kakek." tanya pria paruh baya tersebut dengan senyuman yang masih duduk di atas pangkuan komandan


"Kakek turun dulu." ucap komandan mengangkat kakeknya untuk duduk di sampingnya


"Aku tadi dipanggil oleh Tuan Darmanto kemarin karena ada yang ingin dia bicarakan jadi sekalian aku menjenguk kakek." ucap komandan Tak ingin membuat kakeknya sedih


"Benarkah Kakek senang kau datang menjenguk kakek karena beberapa bulan ini kau jarang berada di rumah padahal kakek ingin kau datang bersama kakek di peresmian rumah milik kakek yang baru kakek bangun beberapa bulan lalu." ucap pria paruh baya tersebut


"Aku sedikit sibuk sehingga tak sempat pulang ke rumah untuk apa kakek membangun rumah sakit kalau pada akhirnya kakek meyerahkan semua tanggung jawab pada orang lain." ucap komandan


"Hay anak nakal semau yang aku bangun itu hanya untukmu agar nanti cicit ku bisa merasakan hasil kerja keras ku." ucap kakek komandan

__ADS_1


Komandan menghapuskan nafasnya kasar bukannya apa dia belum ingin menikah tapi kakeknya ingin segera memiliki cicit


"Baiklah kakek aku mengerti Apakah kakak tidak menemani oma di ruang pemeriksaan." tanya komandan karena mengetahui bahwa Oma dan ibu setuat sedang melakukan pemeriksaan rutin


"Astaga aku hampir saja lupa Baiklah aku harus mengambil sesuatu dan kembali ke ruangan di mana Oma dan ibu stuart berada." ucap kakek komandan sambil berdiri dari kursinya dan mengambil sesuatu di atas mejanya lalu keluar begitu saja


"Ternyata kau seorang pria kecil di hadapan kakek mu jika seandainya aku tak melihat sendiri bagaimana kau diperlukan oleh kakekmu Aku tak akan percaya pantas saja kau tak pernah mau jika diajak ketemu di luar bersama kakekmu apalagi menghampirinya di rumah sakit ini ternyata itu penyebabnya ya ampun wajah kanebo mu sangat lucu kau pria tanpa ekspresi tapi sangat lucu." ucap Darmanto Sambil tertawa terbahak-bahak, Yuli hanya tersenyum saja tak ingin membuat komandan malu


"Dasar kau kanebo kering muka batu selalu saja pekerjaan yang kau bahas, aku ingin kau pergi ke dokter kandungan istriku dan mengambil obat yang tadi aku lupakan di sana dan kau harus berusaha berkomunikasi dengannya karena dia yang akan menjadi dokter kandungan istriku jadi nanti kau dan dia akan sering bertemu karena kau yang bertanggung jawab mengantar dan menjemputnya pulang selama kehamilan istriku." ucap Darmanto


"Kenapa harus aku yang bertanggung jawab atas dokter itu Bukankah sudah ada sopir yang bisa mengantar ataupun menjemputnya dan bukannya Yuli akan pergi bersama Kikan, Nadia, Oma dan ibu ke rumah peninggalan kakek di sana kan ada dokter spesialis kandungan terbaik mengapa kau harus membawa dokter dari rumah sakit ini apalagi dokternya mungkin saja belum berpengalaman." ucap komandan

__ADS_1


"Astaga kenapa hari ini kau cerewet sekali aku menyuruhmu untuk menjemput dan mengantar dokter tersebut demi keselamatan dokter itu dan istriku lebih suka dokter tersebut daripada dokter manapun jadi mulai hari ini kau harus bersikap baik pada dokter tersebut karena kau yang akan bertanggung jawab atas keselamatannya Aku ingin dokter itu kau antar ke kediaman peninggalan kakek pada waktu pemeriksaan istriku." ucap Darmanto tanpa mau di bantah membuat komandan sedikit kesal


"Baiklah aku mengerti aku harap dokter Yang Kau pilih mempunyai sifat yang baik dan mudah dikontrol." ucap komandan lalu bangkit dan keluar dari ruangan direktur


"Setelah kepergian komandan Yuli langsung melihat ke arah Darmanto Sayang ayo kita pergi melihat ibuku kau bilang tadi tak ada yang menjaganya." ucap Yuli


"Baiklah sayang ayo kita keruangan perawatan ibumu." ucap Darmanto lalu bangkit sambil menggandeng tangan Yuli ke ruangan perawatan


Sementara itu Yuni yang sedang makan di kantin tampak sangat lahap memakan pesanannya "sebaiknya aku beristirahat di sini sebelum kembali ke ruanga ibu tapi aku juga tak bisa meningalakan ibu lama-lama nanti ayah keburu kembali." ucap Yuni


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2