Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
boncahap 19


__ADS_3

Tampak Ibu dokter intan langsung masuk ke dalam saat melihat sang menantu di tarik keluar dia hanya bisa menggeleng melihat kelakuan sang menantu


sementara Bima dan Darmanto langsung memeluk komandan "terimakasih ." ucap ke duanya membuat komandan menjadi bingung melihat ke dua orang yang memeluknya


"Mereka berterimakasih kau memukul dokter yang akan membantu istrimu melahirkan." ucap stuart


tampak wajah cemberut komandan saat mendengar hal tersebut, tak berselang lama datang seorang dokter dengan seorang dokter muda yang tampan, membuta komandan terbelalak "jangan bilang dokter tampan itu yang akan membantu istriku melahirkan oh sial kenapa aku harus memukul dokter kandungan itu paling tidak dia sudah berumur dan tak tampan." ucap Darmanto dalam hati sambil mentap asisten dokter tersebut


"astaga jangan bilang dokter itu yang akan membantu intan melahirkan nampaknya kau membuat kesalahan fatal." ucap darmanto memanas-manasi komandan


Bima yang tak memperhatikan ke dua orang yang baru datang langsung mengalihkan pandangannya, "oh astaga kau sangat tak beruntung, setidaknya dokter yang menolong istri kami tidak tampan dan tak lebih muda dari kami." ucap Bima


"halo apa kabar maaf harus merepotkan mu pasalnya dokter kami sedang kurang sehat dan saat ini dokter kandungan yang akan melahirkan kebetulan dia adalah cucu menantuku ." ucap kakek komandan

__ADS_1


"oh jadi yang menikah dengan cucumu seorang dokter juga setidaknya kau memiliki penerus, ini adalah cucuku dia juga dokter kandungan kebetulan dia yang akan membantu cucu menantu mu melahirkan, tampak Oma yang baru saja dari kamar mandi


"oh si cantik masih seperti dulu ya walaupun sudah punya cicit." ucap dokter teman kakek komandan


"oh astaga aku kira siapa kau masih hidup aku tak menyangka bisa bertemu denganmu kemana saja kau selama ini." tanya oma


"aku pergi untuk melupakan perasaan ku padamu aku baru kembali dari luar negri bersama cucuku tiga bulan yang lalu dan aku langsung menghubunginya ." ucap dokter tersebut


"gak usah lebay bilang saja istrimu sudah meninggal jadi kau ingin pulang ke kampung halaman mu gak usah mendramatisir keadaan." ucap Oma


"apa kau gila aku sudah mempunyai cicit dan seandainya kau tidak kelamaan memilih aku yakin kau juga pasti sudah punya cicit." ucap Oma


"he he he he kau masih saja suka marah-marah dan tak suka bercanda, kau tunggu apalagi segera masuk tolong wanita hamil itu aku mau nostalgia dulu." ucap dokter tersebut sambil melihat cucunya

__ADS_1


"baik kakek maaf kakek, Oma aku masuk dulu ." ucap dokter muda tersebut langsung masuk ke dalam ruang persalinan


"dia cucumu tampan sekali." ucap Oma, "dia bisa jadi cicit menantimu jika kau mau." ucap dokter teman kakek komandan


komandan yang melihat dokter muda tersebut masuk kedalam ruanga persalinan tampak akan pergi menyusul namun di hentikan oleh stuart Dan yang lain "hai apa yang kau lakukan kau mau kemana." tanya stuart


"aku harus masuk ke dalam dan menemani istriku, enak sekali pria itu dia akan melihat semuanya." ucap komandan


apa kau sudah gila, kau sudah memukul dokter yang akan membantu intan melahirkan jika kau lakukan hal yang sama pada dokter ini itu akan berbahaya bagi calon anakmu dan apa kau tidak lihat ada Oma dan kakekmu di sana apa kau ingin di kurung." ucap stuart


"tapi bagaimana dengan istriku pasti dokter itu akan leluasa menggodanya." ucap komandan tak sadar diri mana ada dokter menggoda wanita yang akan melahirkan


Stuart langsung memukul kepala komandan, "kau ini ada-ada saja mana ada dokter yang akan menggoda wanita yang akan melahirkan, sebaiknya tenangkan dirimu, nanti kita akan mengurus dokter tersebut setelah anakmu lahir bisik stuart di telinga komandan."

__ADS_1


komandan mengaguk setuju, sementara itu ayah Leo nampak melihat ke empat orang yang tampak berbisik membutanya geleng kepala karena kelakuan empat orang tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2