Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
451


__ADS_3

Suasana menjadi tegang apalagi wajah Darmanto sungguh dia tidak menyangka Yuli bisa sih agresif itu dan sangat emosional, begitupun dengan yang lain tampak bersiap menyerang akan menyerang kakek tua tersebut jika memang di perlukan, Sedangkan kakak tua tersebut nampak kebingungan mendengar perkataan Yuli kesayanganku, kakatua tersebut tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Yuli bukannya apa dia berpikir bahwa Yuli menyayangi Darmanto sebagai kakaknya dengan setulus hati sampai memanggil kesayanganku, "astaga aku tak menyangka kau sangat menyayangi kakak angkat mu itu yang sangat tak berguna, sebaiknya kau jangan berharap pada Darmanto kau tak akan bisa bersama." ucap kakek tua tersebut sambil terkekeh geli


Stuart dan yang lain yang tadinya wajahnya pucat karena berpikir kakek tua tersebut sudah menyadari bahwa Yuli mungkin saja kekasih Darmanto membuta Yuli akan dalam bahaya seketika bernapas lega


Sementara Yuli menatap bingung ucapan kakek tua tersebut karena merasa. tak ada yang salah dengan suami yang merupakan pria tulen


"Sudah jangan dengarkan dia sekarang mari kita bertukar aku akan menjadi sandra mu dan kau bebaskan adik angkat ku." ucap darmanto tak ingin lagi ada masalah apalagi Yuli sudah mulai emosi


Kakek tua tersebut menatap dalam Darmanto, "baiklah sekarang mendekat lah ." ucap kakek tua tersebut tak menaruh curiga sedikitpun atas perkataan Yuli yang menurutnya itu hanya perkatan gadis kecil yang menyanyi kakak angkatnya


Darmanto perlahan mendekati kakek tua tersebut saat kakek tua tersebut memegang darmanto dan melepaskan Yuli, Yuli tanpa ragu sedikitpun menarik Darmanto dengan cepat membuat kakek tua tersebut terkejut aplagi tubuh darmanto sudah berhasil dia raih tapi kecepatan tangan Yuli ternyata lumayan juga kakek tua tersebut hendak menusuk Yuli karena merasa di tipu tapi dengan cepat Mr D yang ada di tempat kejadian langsung menendang kakek tua tersebut hingga jatuh tersungkur membuat para pengawal hendak menangkapnya tapi dengan gesit kakek tua langsung melemparkan sesuatu kepada para pengawal membuta mereka kesakitan sementara Darmanto langsung memeluk dan mengakat istrinya dan membawanya ketempat aman, kakek tua tersebut sempat melihat Darmanto mencium seluruh wajah Yuli sebelum mereka pergi, "kalian pikir dengan menipuku akan semudah itu, aku yakin kalian akan menyesal jika tak segera memenuhi keinginan ku, karena aku sudah meracuni adik angkat terkutuknya itu saat aku melepaskannya tadi." ucap kakek tua sangat kesal


semua nampak terkejut melihat pengawal yang berteriak kesakitan, cepat bawa mereka ke pusat kesehatan teriak Bima membuta pengawal yang tak terkena racun bergegas mengangkat para pengawal yang terkena racun

__ADS_1


Sementara itu darmanto yang membawa Yuli tampak terkejut karena istrinya pingsan, sayang pangil Darmanto tapi tak ada respon sedikit pun, Darmanto akhirnya membawa ke ruang kesehatan para dokter lalu memeriksa keadaan Yuli, "tuan sepertinya istri anda keracunan dan ini sangat berbahaya apalagi saat ini dia sedang mengandung dalam waktu 30 menit jika tak memiliki penawar makan istri anda anak mati." ucap dokter tersebut


Darmanto sangat terkejut dengan cepat dia kembali ke tempat kakek tua berada saat di pintu ruang kesehatan dia bertemu dengan profesor Abdullah, profesor tolong jaga istriku." ucap Darmanto dengan penuh kecemasan tanpa menunggu jawaban profesor Abdullah, darmanto langsung pergi, profesor Abdullah masuk ke ruangan lalu melihat ke arah Yuli yang sudah pucat setelah bertanya dan memastikan kondisi yuli profesor Abdullah langsung pergi menuju kamar Kikan entah apa yang dia lakukan di sana setelah beberapa menit profesor nampak keluar dari kamar Kikan


Sementara itu Darmanto yang sudah berada di samping Langsung berteriak-teriak "dasar kekek tua laknat berikan penawaran padaku." ucap Darmanto


"Ha ha ha sepertinya hubungan mu dengan adik angkat mu sangat serius sampai kalian melakukan adegan yang cukup romantis." ucap kakek tua


"Cukup basa-basi nya kakek tua apa yang kau inginkan untuk penawar itu aku akan memberikan apa saja yang kau inginkan termasuk nyawa ku." ucap Darmanto


"Terserah kau ingin menjadikan ku Apa aku tidak peduli lagi aslakan kau memberikan penawar itu." ucap Darmanto


"Baiklah mari kita pergi dari sini, sekarang juga dan ini penawar yang kau inginkan dan serahkan kota itu aku juga menginginkannya." ucap kakek tua tersebut sambil menyodorkan sebuah pil ke arah Darmanto sambil tangan satunya mengambil kotak

__ADS_1


Sementara di ruangan kesehatan tampak profesor Abdullah menyuntikkan sesuatu ke tubuh Yuli membuat wajah Yuli yang tadinya pucat langsung kembali normal, untung saja aku datang tepat waktu ucap profesor Abdullah di dalam ruangan di mana Yuli berada, tak berselang lama Yuli sadar


"Nak bagaimana keadaanmu apa kau merasa baik-baik saja." tanya profesor Abdullah yang memang sempat bertemu dengan Yuli saat bersama Kikan


"Aku baik-baik saja paman hanya sedikit sakit kepala, aku di mana ." tanya Yuli


"Kau di ruang kesehatan tadi kau sempat terkena racun tapi sudah ayah beri obat sekarang racun di tubuh mu sudah hilang." ucap profesor Abdullah


"Terimakasih paman, apa paman tau di mana suamiku." tanya Yuli mencari keberadaan Darmanto


"Paman tidak tau dia hanya berkata menitip mu pada paman." ucap profesor Abdullah, Yuli lalu mengingat apa yang terjadi dia bergegas turun dari ranjang, melihat Yuli yang turun dari ranjang membuta profesor Abdullah langsung menautkan alisnya bingung pasalnya dia tidak tau bahwa ada penyusup," hai mau ke mana sebaiknya kau tunggu darmanto di sini saja." ucap profesor Abdullah


"Tidak paman aku harus ke taman samping aku yakin pasti akan terjadi sesuatu yang buruk jika aku tak ke sana." ucap Yuli.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2