Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
183


__ADS_3

"Terus kenapa tuan tidak muntah saat melihatku padahal kita selalu bersama bahkan tidur bersama apakah Tuan sudah sembuh atau ada sesuatu." tanya kikan


Stuart tersenyum sambil mengelus wajah istrinya dengan lembut kau tahu mungkin kau adalah anugerah Tuhan untukku yang dapat membuatku tidak mengalami hal seperti yang aku alami pada wanita lain dan aku bersyukur untuk semua itu."ucap Stuart dengan senyuman menawan membuat Kikan terbengong melihat ketampanan suaminya


Sebaiknya ayo kita keluar perutmu harus segera diisi nanti anak-anak kita lapar ucap Stuart


Kini kedua pasangan suami istri itu sudah keluar dari kamar menuju ke meja makan tampak wanita yang biasa menjaga kikan tersenyum ke arah Kikan tapi Kikan hanya merespon dengan biasa saja biasanya dia langsung berlari untuk bertemu pengasuh tersebut membuat pengasuh nampak bingung tapi dia tidak berani bertanya apapun Kini Kikan dan Stuart sudah sampai di depan meja makan langsung menarik kursi untuk istrinya dan menarik kursi untuk dirinya kemudian duduk kikan yang memang terbiasa melayani Stuart langsung melakukan apa yang dulu biasa dilakukan Stuart tersenyum melihat ke arah Kikan setelah menyiapkan untuk Stuart kikan menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri membuat sang pengasuh lagi-lagi tercengang dibuatnya


Tapi sebelum makan Stuart melihat ke arah seluruh pelayan yang ada di sekitar mereka "mulai hari ini nyonya sudah sehat jadi aku ingin kalian mematuhi Apa yang diperintahkan oleh nyonya kalian dan kalian hanya perlu menjaga nyonya agak tidak terluka." ucap Stuart

__ADS_1


Semua pelayan langsung menunduk hormat mengiyakan perkataan Tuan Stuart, sementara bibi pengasuh langsung mengerti kenapa sifat nyonya berubah


Kini Stuart dan Kikan langsung memakan makanan yang ada di hadapan mereka setelah makan Stuart langsung membawa istrinya ke taman belakang di mana dia sudah menyiapkan taman di bagian belakang apartemen miliknya untuk Kikan sebelum mereka kembali ke rumah utama


Begitu sampai di taman belakang mata kikan Langsung berbinar melihat tanaman-tanaman tersebut apalagi bunga-bunga bermekaran Dengan indah dengan tempat duduk gantung yang sudah Stuart sediakan untuk istrinya


"Bagaimana apakah kau suka." tanya Stuart


"Tentu saja aku membuat ini untukmu agar saat kau bangun kau bisa melihat keindahan yang aku ciptakan untukmu." ucap Stuart dengan mulut manisnya

__ADS_1


Senyum kikan semakin merekah mendengar ucapan suaminya dia sungguh tak menyangka bahwa Stuart akan seromantis ini padahal semua orang mengetahui bahwa Stuart adalah pria yang sangat menyeramkan dingin dan tak berhati


"Baiklah sayang bisakah kau turun dari kursi gantung tersebut dan duduk di sini bersamaku aku ingin mengatakan sesuatu padamu." ucap Stuart yang sudah melangkah ke sebuah kursi santai yang sengaja dia taruh di teras dekat taman


kikan menoleh ke arah Stuart yang sudah duduk di kursi santai kemudian Kikan turun dari kursi gantung lalu berjalan ke arah Stuart yang sedang duduk di kursi santai dan duduk di sebelahnya


"Ada apa sepertinya kau ingin mengatakan sesuatu yang serius." tanya Kikan saat melihat wajah serius suaminya


"Apa kau tahu bahwa kau hanya seorang anak angkat yang dipelihara oleh Narti dan Tejo." tanya Stuart

__ADS_1


"Ya aku mengetahuinya saat adikku baru lahir setelah beberapa bulan saat aku masuk sekolah mereka mengatakan bahwa aku hanyalah anak pungut yang mereka pelihara jadi aku harus berbakti kepada mereka." ucap Kikan.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2