Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
340


__ADS_3

Pelayan yang membawa beberapa Napan berisi makanan menuju kamar Bima dan Nadia langsung dihentikan oleh paman Jack


"Tunggu Kenapa kalian membawa makanan ke kamar Bima." tanya Paman Jack


"Maaf tuan tadi kami diperintahkan oleh Tuan Bima untuk membawa makanan ke dalam kamarnya dia tak ingin makan malam bersama karena dia tak ingin diganggu." ucap pelayan tersebut


"Jadi Bima tak akan keluar dari kamar untuk makan malam bersama dengan keluarga besar." tanya Paman Jack

__ADS_1


Tampak Paman Jack semakin khawatir pasalnya dari tadi pagi sampai makan malam dia belum mendapatkan kabar mengenai keadaan putrinya apalagi Bima dan Nadia tak pernah keluar dari kamar bahkan makan saja dia menyuruh pelayan untuk membawa di dalam kamar sungguh membuat Paman Jack sangat resah


"Jack Apa yang kau lakukan kembalilah duduk di tempatmu kau ini seperti tidak pernah mudah saja." ucap Oma karena sedari tadi Oma terus memperhatikan Paman Jack Yang sepertinya sangat tidak tenang saat duduk di meja makan dan kali ini dia menghadang pelayan yang akan membawa makan ke kamar Bima dan Nadia


Paman Jack langsung lesu sambil melihat ke arah Oma dan berjalan Kembali ke tempat duduknya dia tak tahu harus mengatakan apa tapi dia benar-benar sangat khawatir pada putrinya kini Paman Jack sudah duduk di kembali di kursinya "oma Aku ingin tahu bagaimana keadaan putriku aku sangat mencemaskannya dia itu masih muda dan tak pernah mengenal laki-laki bahkan memegang tangan pria saja dia tidak pernah selain tanganku dan tangan kakeknya Bagaimana aku tidak khawatir." ucap Jack memberikan alasan kekhawatirannya


Paman Jack melihat ke arah pandangan Oma memang benar para pelayan keluar tanpa beban dari kamar Bima sepertinya memang tidak terjadi apapun di dalam tapi tetap saja sebagai ayah dia sangat mengkhawatirkan putrinya apalagi pria dan wanita berdua dalam kamar Bagaimana bisa putrinya melewati malam pertama pikir Paman Jack

__ADS_1


Sementara itu di dalam kamar tampak Bima yang sudah membersihkan tubuhnya duduk di sofa sambil melihat keranjang di mana istrinya sedang tertidur lelap Karena kelelahan tampak gerakan kecil mulai tampak di ranjang Nadia perlahan-lahan membuka matanya lalu melirik ke sana kemari Nadia ingin mengerakan tubuhnya tapi sepertinya tubuhnya terasa remuk


"Aduh." ucap Nadia saat akan berusaha untuk menggerakkan kaki bagian bawahnya membuat Bima langsung bangkit dan mendekat ke arah Nadia "apa kau baik-baik saja." tanya Bima dengan suara yang lembut membuat Nadia langsung merona malu sambil menarik selimut untuk menutup wajahnya dia masih ingat Apa yang dia lakukan saat berada di dalam kamar mandi dia bahkan tanpa malu-malu langsung mencium bibir Bima dengan rakus dan setelah itu dia masih mengingat Bagaimana Bima berada di atas tubuhnya sungguh dia tak bisa menatap wajah Bima saat ini karena merasa sangat malu


Bima yang melihat istrinya malu hanya bisa tersenyum simpul sambil berusaha untuk mendekat ke arah istrinya agar dapat mengakat tubuh istrinya untuk di bawa berendam ke kamar mandi.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2