Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
338


__ADS_3

"Dengan menjadi suamimu itu berarti aku harus siap menghadapi ibumu dan juga kakekmu si tua bangka keras kepala itu aku tahu apa maksud dari ayahmu menikahkan kita Aku sebenarnya bukan menolakmu hanya aku tak ingin ayahmu menggunakan diriku untuk bisa menahanmu di dekatnya aku ingin kau bisa hidup bebas karena aku ingin kau menikah denganku bukan karena paksaan tapi karena kau memiliki rasa padaku." ucap Bima sambil menatap wajah Nadia penuh rasa


Sementara itu di kamar Stuart dan Kikan kedua pasangan suami istri mesum itu sudah selesai menjenguk bayi-bayi mereka


"Sayang kenapa ya sepertinya jantungku berdetak sangat kencang seperti sesuatu akan terjadi." ucap kikan sambil menatap ke arah Stuart yang duduk di sampingnya


"Mungkin saja karena kau sedang kelelahan atau kau sedang memikirkan sesuatu." ucap stuart


"Sayang tapi aku merasakan ini firasat buruk mungkin ada sesuatu yang akan terjadi aku takutnya terjadi sesuatu kepadamu atau kepada keluarga yang lain." ucap Kikan yang terlihat cemas

__ADS_1


"kau tak usah memikirkan hal-hal yang belum terjadi sebaiknya Kau hanya fokus pada kandunganmu dan Jangan memikirkan hal yang tidak perlu kau tahu kan aku akan selalu menjagamu dan seluruh keluarga kita." ucap stuart sambil melihat ke arah kikan lalu memeluknya dengan erat


"Aku tahu Sayang Hanya aku takutnya sesuatu yang buruk tak bisa dihindari apa aku ya yang terlalu khawatir tapi aku tak bisa mengabaikan perasaan ini sebaiknya suruh ayahku untuk tinggal beberapa hari di sini bersama kita." ucap Kikan


"Baiklah sayang apapun yang kau inginkan aku akan menemui ayah untuk mengajaknya tinggal di sini beberapa hari tapi kau tahu kan ayah dia kadang mempunyai pemikiran tersendiri." ucap stuart


"Aku tahu sayang tapi aku khawatir pada Ayah karena akhir-akhir ini aku selalu memikirkan ayahku entahlah tapi aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi sehingga aku sedikit cemas." ucap kikan


Benar saja saat kita pergi ke meja makan tampak Oma, ayah dan ibu Stuart sudah duduk di kursi mereka masing-masing bersama Yuli dan Paman Jack sedangkan pengantin baru Bima dan Nadia mereka masih belum keluar dari kamar

__ADS_1


Ayah Leo menatap Jack yang nampak gelisah dan terus melihat ke arah kamar Bima dan Nadia "ada apa denganmu Kenapa Kau tampak sangat gelisah dan terus melihat ke arah kamar Bima dan Nadia." tanya ayah Leo


"Tidak aku hanya memastikan keadaan putriku dan ini sudah sangat malam apa sebaiknya aku mengetuk pintu kamar mereka." ucap paman Jack


"Kau ini terlalu posesif dan terlalu berpikiran buruk tentang Bima dia adalah putraku Aku yakin dia pasti tak akan melakukan hal-hal buruk pada seorang wanita kau tenang saja mereka pasti akan keluar kalau telah menyelesaikan apa yang mereka kerjakan untuk menghasilkan penerus." ucap ayah Leo


"Kenapa mukamu sedikit pucat dan sepertinya kau sedang memikirkan sesuatu." tanya Oma ketika melihat kikan yang sedikit pucat mendengar perkataan Oma membuat semua mata melihat ke arah nampak jelas raut kekhawatiran Ayah Leon dan ibu stuart pada sang menantu


"Ada apa Sayang katakan pada Ayah." tanya ayah Leo

__ADS_1


"Ya benar sayang katakan pada Ibu juga pasti ibu akan membantumu jika memang Ibu bisa membantu." ucap ibu Stuart .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2