Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
310


__ADS_3

Para pengawal langsung mendekat ke arah komandan Yang sedang melihat persiapan acara


"Maaf komandan sebenarnya ada apa kenapa komandan membut acara tepat di depan pintu kamar bos." tanya salah seorang pengawal


"Kalian jangan banyak bertanya cukup persiapkan diri kalian oh iya suruh seluruh pengawal untuk menjaga ketat markas dan juga suruh mereka bersiap karena tuan stuart dan keluarga huges akan datang ke sini ." ucap komandan


Membuat beberapa pengawal sangat terkejut, " tapi komandan bagaiman dengan bos yang sedang berada di dalam apa tidak sebaiknya kita membangunkan bos agar dia bisa bersiap-siap ." ucap seorang pengawal


"Biarkan saja bos berada di dalam kita hanya perlu menyambut keluarga stuart dan ingat apapun yang terjadi kalian tetap berada di posisi kalian." ucap sang komandan


Mobil yang ditumpangi oleh keluarga huge dengan diiringi beberapa mobil pengawal tampak sudah melaju meninggalkan kediaman keluarga tampak rombongan mobil tersebut menarik perhatian Beberapa orang


Sementara itu di kediaman keluarga huges tepatnya di dalam kamar pengantin tampak Bima dan Nadia yang duduk di ranjang pengantin saling membelakangi

__ADS_1


"Aduh Apa benar aku sudah menikahinya terus apa yang harus aku lakukan kenapa aku jadi grogi begini sih bahkan lutut Ku sedikit gemetar." ucap Bima dalam hati


"Kenapa aku jadi ketakutan begini Apalagi aku belum belajar bagaimana cara melakukan malam pertama." ucap Nadia


"Apa yang apa yang harus aku lakukan duluan aku kan tak pernah berhadapan langsung dengan wanita seperti ini apalagi dia sudah menjadi istriku apakah aku harus memperkenalkan diri terlebih dahulu atau pura-pura tak terjadi ada apapun di antara kami." pikir Bima


"Sebaiknya aku keluar dulu dan bertanya kepada ayah Bagaimana cara melakukan malam pertama." tanya Nadia dalam hati


Kedua pengantin tersebut masih berbicara dalam hati mereka masing-masing sebuah ketukan pintu mengalihkan pandangan mereka Bima langsung bangkit dan berjalan menuju ke arah pintu tersebut tampak beberapa pelayan sedang membawa makanan


"Kenapa makanannya dibawa kemari bukannya kami bisa makan di luar bersama yang lain." ucap Bima


"Ini perintah langsung dari nyonya, dan keluarga yang lain sedang pergi untuk merayakan ulang tahun seseorang sehingga mereka akan makan di tempat acara tersebut." ucap pelayan

__ADS_1


"Ulang tahun seingatku tidak ada keluarga dekat ataupun kenalan keluarga huge yang sedang melakukan acara ulang tahun jadi tiada siapapun di kediaman ini selain para pelayan dan pengawal." tanya Bima


"Di sini ada Tuan Jack yang tidak ikut dalam acara tersebut karena dia sedang beristirahat." ucap pelayan


Bima hanya mengangguk saja mengetahui bahwa ayah mertuanya sedang beristirahat "baiklah keluarlah dari kamar ini." ucap Bima karena dia yakin sang ayah mertua tak akan membiarkannya melangkah keluar dari kamar tersebut


Sementara itu Nadia sedikit bernapas lega setelah mendengar percakapan terakhir Bima dengan pelayan tersebut Karena ayahnya ada di kamar tak meninggalkannya


Setelah para pelayan tersebut pergi Bima langsung kembali menutup pintu kamar dan kembalilah ke tempat duduknya semula


"Apakah kau ingin makan atau mandi." tanya Bima memberanikan diri walaupun jantungnya berdetak kencang


"Bolehkah aku mandi dan berganti pakaian sebelum makan tubuhku sangat gerah." ucap Nadia yang sudah tak tahan lagi dengan baju pengantin yang di kenakannya.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2