
Mendengar perkataan Yuli membuat ibu Stuart dan Oma sangat iba melihat Yuli apalagi anak itu masih sangat muda dan cantik walaupun tadi ibu stuart sempat melihat bekas-bekas pukulan yang berada di tubuh Yuli tapi dia tidak mau bertanya lebih jauh dia ingin Yuli sendiri yang terbuka agar dapat menceritakan kisahnya pada mereka mereka
"Sayang kau seorang wanita yang kuat kenapa kau bisa menuruti keinginan Ayah tiri mu dan pergi mengikutinya seharusnya kau lari dan pergi jauh ." ucap Oma sambil mengelus kepala Yuli
"Aku tidak berani Ayah diriku mengancam akan membunuh ibuku jika aku sampai tak melakukan apa yang dia perintahkan." ucap Yuli
"Baiklah kami mengerti sekarang akan kau tunggulah di sini akan ada beberapa orang yang datang untuk merias mu kami akan keluar sebentar." ucap ibu stuart
__ADS_1
"Tapi untuk apa aku dirias bukannya aku akan dikembalikan kembar itu." tanya Yuli yang tak mengerti dia pikir dia hanya di sewa lalu akan dikembalikan ke Bar
"Siapa yang mengatakan bahwa kau akan kami kembalikan di tempat itu kau tenang saja takkan ada lagi yang berani menyentuhmu kau akan menjadi bagian dari keluarga kami orang yang sudah merusakmu akan bertanggung jawab apapun Yang terjadi." ucap Oma
Mata Yuli berbinar melihat Oma dan ibu Stuart "benarkah Aku tidak akan dikembalikan ke Bar bisakah aku kembali bersekolah jika aku bekerja di sini tanya." Yuli karena berpikir akan menjadi pelayan di kediaman itu
Dipikiran Yuli apakah dia akan dinikahkan dengan orang tua kaya yang sudah menikah mungkin dia akan di jadikan istri yang sekian,setelah dia berpikir mungkin ini adalah nasibnya biarlah daripada dia harus bekerja di Bar menjadi wanita malam lebih baik dia menikahi pria tua itu yang penting dia bisa hidup damai, tanpa dosa dan dinikahi dengan baik-baik pikir Yuli dengan polosnya
__ADS_1
Hanya mengangguk menurut diperkataan rumah dan ibu tua setelah kepergian Oma dan ibu tua beberapa orang masuk ke dalam kamar tersebut langsung melakukan tugasnya dan Yuli Hanya bisa pasrah
Sementara itu Darmanto yang sudah membersihkan tubuhnya dan sudah tampak terlihat gagah dengan jas lengkap membuatnya terlihat sangat berkarisma sebagai pria tampan
Tampak Stuart masuk ke dalam ruangan di mana Darmanto berada "wah lihatlah dirimu baru kemarin kau patah hati dengan seorang pria sekarang kau sudah menjadi pria seutuhnya bahkan rambut kesayanganmu telah ku gunting habis sungguh luar biasa." ucap menyindir nyindir padahal semua ini adalah rencananya yang dia sudah susun sedemikian rupa agar Darmanto bisa terjebak dalam permainannya
Darmanto menatap malas ke arah stuart dia yakin pasti stuart di balik semua kesialan yang menimpanya kali ini walaupun semuanya bukan karena stuart tapi juga karena kebodohannya yang minum di bar tanpa berpikir panjang dan terutama Ini semua adalah salah bawahannya yang membawanya ke dalam kamar yang sama dengan seorang wanita dan dia akan pastikan semua bawahan yang terlibat dalam hal ini akan mendapatkan hukuman yang setimpal terutama komandan yang mengetahui tentang dirinya seutuhnya bahwa dia memang sudah mengoperasi bagian dada tapi dia tidak pernah mengoperasi bagian kelaminnya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya