
Stuart belum bisa menghentikan tawanya apalagi melihat wajah terkejut asisten Edi, melihat Stuart yang tertawa membuat asisten ini langsung cemberut dia sangat malu
Stuart pun menghentikan tawanya setelah beberapa saat kemudian melihat ke arah asisten ini "maafkan aku aku tak menyangka bahwa kau tak bisa membedakan mana wanita sesungguhnya dan mana wanita jadi-jadian." ucap Stuart
"Tidak apa-apa aku juga salah dalam hal ini hanya melihat wajahnya saja tidak melihat yang lain aku pikir dia adalah seorang wanita tulen apalagi dia sangat cantik body bagi gitar Spanyol tapi ternyata dia adalah jantan." ucap asisten Edi dengan wajah tertunduk malu
Stuart kembali tertawa saat mengatakan bahwa Elizabeth adalah jantan dia pikir Elizabeth adalah ayam hal tersebut membuat bingung karena merasa kata-katanya tak ada yang salah
__ADS_1
"Kau ini bisa-bisanya kau mengatakan Elizabeth adalah jantan Apa kau pikir dia seekor ayam baiklah jika memang kau tak nyaman berada di sekitar Elizabeth aku akan menyuruh Bima untuk mengantar kalian ke apartemen yang sudah aku sediakan untuk kalian tinggal agar aku bisa memantau kalian." ucap Stuart
"Baiklah Ayah setuju tapi Apa kata dokter kapan Aulia akan sadar." tanya profesor Abdullah
"Aku pun kurang tahu kapan dia sadar tapi menurut dokter kemungkinan besar Aulia akan sadar besok pagi dia mungkin membutuhkan waktu untuk istirahat lebih lama." ucap Stuart
Stuart menatap mertuanya dengan tatapan iba biar bagaimanapun dia tahu bagaimana perasaan ayah mertuanya dia hanya ingin mengatakan pada kikan bahwa kedua orang tuanya sangat mencintainya "sudahlah Ayah tidak perlu merasa bersalah karena hal ini aku yakin Aulia merasa bahagia saat ini karena ternyata selama ini dia bukannya dibuang oleh kedua orang tuanya tapi keadaan yang memaksanya harus berpisah dengan orang tuanya." ucap Stuart
__ADS_1
"Tetap saja Ayah akan merasa bersalah jika sesuatu terjadi pada Kikan apalagi pada calon cucu ayah ayat akan bisa memaafkan diri saya sendiri." profesor Abdullah
"Aku yakin Aulia adalah wanita hebat dia pasti mampu untuk melewati semua masalah yang ada di hidupnya ayah bisa lihat sendiri dia bisa bertahan hidup walaupun dari kecil dia diabaikan oleh semua orang di sekitarnya dan di haruskan bekerja keras." ucap Stuart
"Terima kasih sudah menghibur ayah ayah merasa lega karena kau mengerti dengan keadaan Ayah baiklah sekarang ayah akan pergi untuk beristirahat besok pagi ayah akan kembali ke sini untuk melihat keadaan kita Semoga besok pagi dia sudah sadar." ucap profesor Abdullah
"Baiklah Ayah mari aku antar sekalian aku akan mengatakan pada Bima untuk membawa Ayah ke tempat di mana Ayah dan asisten Edi akan aman di tempat tersebut." ucap Stuart lalu berjalan menuju pintu keluar diikuti oleh prof Abdullah dan asisten edi sementara itu di luar ruang kerja tampak Bima dan Elizabeth.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya