
Setelah dokter tersebut masuk ke dalam tak beberapa menit terdengar suara tangisan bayi membuat semua saling berpelukan tapi saat mereka saling melepaskan pelukan terdengar lagi suara bayi tapi kali ini agak berbeda membuat semua orang saling memandang
"Memang anakmu kembar." tanya stuart pada komandan, komandan menatap bingung atas pertanyaan stuart
Komandan tampak berpikir "entahlah setahuku waktu di USG anakku hanya satu dari mana yang satunya itu." ucap komandan penuh tanda tanya
Sementara itu di ruang persalinan tampak ibu Dokter intan sangat kegirangan Bagaimana tidak Ternyata putrinya melahirkan anak kembar selamat ya bu anak Anda kembar memang yang satu ini ternyata berada selalu di tutupi saudaranya membuatnya tak terlihat saat di USG." ucap dokter tersebut membuat dokter intan sangat terkejut sekaligus bahagia walaupun saat ini dia hanya bisa merespon dengan mengangguk
Tampak di luar bingung karena tangisan bayi yang sepertinya dua orang tampak perawat keluar maaf suster seperti ada ibu hamil lain ya kenapa tadi aku mendengar dia kali bayi menangis dengan suara berbeda tanya Oma kepo, "maaf nyonya anak dokter intan kembar." ucap perawat tersebut sontak saja kakek komandan yang berdiri di samping Oma langsung kegirangan melompat sambil memeluk sahabatnya
Komandan dan yang lain langsung melihat ke arah kakek komandan yang sangat terharu bahagia, "sepertinya kakekmu sangat bahagia sampai dia seperti itu." ucap Darmanto
Oma langsung mendekati komandan yang tak mengetahui hal tersebut "selamat nak kau memiliki bayi kembar." ucap Oma
__ADS_1
Mata komandan terbelalak aku "mempunyai anak kembar kenapa aku tidak tau oh astaga aku dapat satu bonus satu, Stuart sepertinya aku akan memberikan hadiah dokter muda itu karena aku mempunyai bayi kembar." ucap komandan
Kau ini kau pikir anakmu barang apa satu bonus satu, ya kau patut bersyukur lihat Bima dan darmanto mereka hanya memiliki satu anak, sedangkan aku tiga dan kau dua, bukankah kita sangat beruntung ternyata dokter yang menangani berpengaruh pada jumlah bayi." ucap stuart
"Justru karena itu aku tak jadi mengerjai dokter tersebut aku akan memberikannya hadiah, untung kakekku tidak punya penyakit jantung saat mengetahui anakku kembar, karena kakekku anak satu-satunya begitupun ayahku dan juga aku." ucap komandan
Sementara Darmanto dan Bima hanya bisa mengehembuska nafasnya kasar
"Apa-apaan sih kembar, satu bonus satu." ucap intan, komandan hanya tersenyum kecil sepertinya istrinya baik-baik saja, komandan lalu melihat ke arah dokter terimakasih dokter sudah membatu persalinan istriku
"Itu sudah tugasku sebagai dokter." ucap dokter muda tersebut kini tugasnya sudah selesai
Kedua bayi komandan langsung di bersihkan sementara intan setelah di jahit langsung di bawa ke ruang perawatan
__ADS_1
Sementara di sebuah ruangan perawatan tampak dokter yang baru saja siuman "aduh sakit di mana aku." ucap dokter tersebut
"Maaf dok anda di ruang perawatan tadi anda pingsan saat di pukul ." ucap perawat
"Astaga aku ingat aku pikir yang terakhir ini akan lebih baik dari dua orang sebelumnya tapi ternyata ini lebih parah, tapi bagaimana persalinannya." ucap dokter tersebut
"Alhamdulillah bayinya sudah lahir dengan selamat dan kembar dok." ucap perawat
"Syukurlah ini adalah yang terakhir yang hamil di keluarga huges." ucap dokter tersebut
Sementara itu di ruang perawatan tampak Stuart, Bima dan Darmanto melihat anak komandan"Untung ke dua anakmu mirip denganmu kalau tidak aku akan curiga saat anakmu dilahirkan mereka akan berpikir bahwa ayahnya dokter itu." ucap darmanto, membuta wajah komandan yang tadinya ceria menjadi kesal.
Jangan lupa like, komen, vote, dan, hadiahnya
__ADS_1