Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
188


__ADS_3

"Jadi dia adalah pria itu pria yang pernah menolong Restu saat Restu mengalami keracunan saat kuliah kedokteran." tanya mama Restu


"Benar dan pria itu saat ini sedang ada di kota ini dan dia memang sedang mencari calon istri jadi aku menawarkan Restu dan ternyata itu disambut baik oleh profesor Abdullah sahabatku." ucap profesor Adnan


"Benarkah bukannya pria tersebut belum berniat untuk menikah dan mengatakan akan menikah lima tahun lagi, bukanya tahun lalu kau bertanya pada temanmu tentang masalah tersebut." tanya mama Restu yang tak habis pikir karna dengan mudah pria tersebut berubah pikiran


"Kita kan tidak tahu apa yang terjadi yang jelasnya dia sedang mencari calon istri dan ini adalah kesempatan yang bagus buat kita dengan begini Restu tak akan menolak lagi perjodohan ini karena saat kita menjodohkannya alasannya dia telah jatuh cinta dengan pria yang menolongnya." ucap profesor Adnan


"Aku sangat salut padamu ternyata kau pintar membaca situasi dengan begini kita akan segera menimbang cucu." ucap Mama Restu tertawa sumringah


Sementara itu di sebuah mobil tampak Restu dengan muka ditekuk mengendarai mobilnya ke kediaman kedua orang tuanya begitu sampai di depan rumah para penjaga langsung membuka pintu mobil Restu masuk setelah tiba di pekarangan rumah terus langsung mematikan mesin mobilnya kemudian melihat ke arah rumahnya setelah itu menghembuskan nafasnya kasar setelah merasa lebih baik Restu pun keluar dari mobil dan mengambil barang bawaannya kemudian masuk berjalan ke dalam rumah tanpa restu melihat kedua orang tua yang tersenyum ke arahnya

__ADS_1


Yang akhirnya kau datang juga ibu sangat bahagia kau mau kembali ke rumah ini ucap Mama Restu sambil berjalan untuk memeluk putrinya tampak Restu hanya tersenyum masam


Setelah memeluk putrinya Mama Restu menuntut Restu agar duduk di ruang tamu bersama mereka karena barang yang dibawa Restu hanya sebuah tas ransel berukuran sedang


Apa kau tak ingin memeluk ayahmu ini sayang tanya dokter Anna Adnan sambil naik turunkan alisnya untuk menggoda Restu


Restu memutar bola matanya malas melihat ayahnya tapi Restu langsung memeluk ayahnya kemudian Kembali ke tempat duduknya


"Yah begitulah ayah aku sangat betah bekerja dengan mereka karena mereka sangat profesional dan mereka juga sangat baik pada kami." ucap Restu


"Ayah mengerti sebaiknya kau beristirahatlah di kamarmu sebentar lagi kita akan makan malam bersama Ayah ingin kita berkumpul seperti dulu lagi." ucap profesor Adnan sambil tersenyum kepada anak dan istrinya

__ADS_1


Lalu tersenyum bangkit dari tempat duduknya dan menuju ke kamarnya untuk beristirahat dan juga membersihkan badannya karena sebentar lagi akan membantu ibunya untuk menyiapkan makan malam


Sementara itu di apartemen Stuart tepatnya di dalam kamar kikan dan Stuart kedua pasangan tersebut sedang saling tarik-menarik selimut membuat ikan kesan spontan dia melepaskan selimut yang ditarik oleh Tuan membuat Tuan langsung berguling hingga terjatuh ke lantai


"Sayang kenapa kau semakin hari semakin kejam saja bisa-bisanya kau melepaskan selimut itu Bagaimana jika aku sampai lecet atau punggung ku sampai keseleo Apa kau tak ingin merasakan surga dunia bersamaku lagi." ucap Stuart


"Apa kau bilang." ucap Kikan lalu bangkit dengan perut membuncit sambil bertolak pinggang "kau bilang aku kejam." ucap Kikan dengan raut wajah yang sangar membuat Stuart langsung menciut melihat istrinya yang sedang mode on galaknya emak-emak


"Kau tidak kejam sayang, kau sangat lembut, cantik, manis, indah dan kau adalah wanita paling sempurna di mataku tadi mulutku hanya keseleo karena terkena selimut saat aku menariknya." ucap Stuart mencari alasan.


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2