Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
73


__ADS_3

" Baiklah kita akan keluar dan mencari kontrakan ingat kau tak boleh mengeluh setelah kita tinggal di kontrakan atau kita akan kembali ke kampung." ucap Tejo


Narti berpikir sejenak setelah menimbang dengan seksama akhirnya Narti mengaguk setuju


Sementara itu di perusahaan Tampak Stuart melihat kikan yang masih menunduk Stuart pun langsung mendekati Kikan


"Kau jangan terlalu memikirkan apa yang di lakukan Bima dia hanya terlalu menjagaku sehingga dia seperti itu." ucap Stuart


Kikan hanya mengaguk tak mengatakan sepatah kata pun


Kikan kembali ke tempat duduknya begitupun Stuart kembali ke kursi kebesaranya


Setelah satu jam berlalu tampak bima kembali masuk ke dalam ruangan Stuart dan langsung duduk di sofa melihat hal tersebut Stuart pun bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju sofa lalu duduk di hadapan Bima


"Aku sudah membaca proposal yang tadi kau berikan aku sangat tertarik kapan akan di adakan pertemuan ." tanya Stuart

__ADS_1


Saat jam makan siang kita akan bertemu di salah satu restoran di sebuah hotel." ucap Bima


"Baiklah kita akan berangkat bersama-sama ke sana ." ucap Stuart


"Baiklah aku akan bersiap aku akan kembali dulu keruangan Ku." ucap Bima langsung melangkah keluar kembali ke ruangannya untuk bersiap


Kini jam telah menunjukkan jam makan siang Bima dan Stuart bergegas ke hotel di mana mereka telah membuat janji


Sementara itu di sebuah hotel tampak seorang pria dan wanita sedang duduk di sebuah ruangan VIP


Aku sudah konfirmasi dengan orang yang akan mengadakan pertemuan dengan pihak Stuart dan mereka sudah membuat janji akan bertemu di hotel ini." ucap pria tersebut


"Benarkah baiklah aku percaya pada kakak." ucap wanita tersebut


Sementara itu Bima dan Stuart sudah masuk ke mobil menuju hotel di mana dia akan melakukan pertemuan

__ADS_1


Stuart dan Bima masuk ke dalam hotel tersebut bersama sekertaris dan Kikan


Tampak dari jauh seorang pria paruh baya tersenyum ke arah mereka


Begitu sampai di meja dimana pria paruh baya tersebut langsung tersenyum "selamat siang tuan DK maaf aku sedikit terlambat untuk pertemuan kita." ucap Stuart


"Tidak kau tidak terlambat ayo silakan duduk Aku juga barusan tiba di sini." ucap tuan Dk mempersilahkan Stuart dan Bima duduk serta sang sekretaris dan Kikan di meja berbeda


"Baiklah terima kasih Tuan DK Bagaimana kalau kita makan siang lebih dahulu sebelum membicarakan proposal kerjasama kita." ucap Stuart


"Sepertinya Tuan Stuart dapat membaca isi pikiranku itulah yang ingin aku katakan sebelumnya tapi tuan Stuart telah mendahuluiku ucap tuan DK


Seorang pelayan langsung memberikan buku menu kepada Stuart dan tuan DK serta yang lainnya sedangkan Kikan yang berada di meja berbeda Bingung saat di berikan buku menu oleh pelayan kikan tak berani memesan apapun dia hanya melihat buku menu tersebut suatu yang melihat hal tersebut langsung memesankan makanan untuk kikan dan hal tersebut penglihatan Bima


Hal tersebut membuat bima semakin yakin bahwa Stuart mencintai kikan dan hal tersebut sungguh membuat bima sangat frustasi dia akan secepatnya pergi ke kediaman utama untuk bertemu oma dan ibu Stuart untuk dapat menyelamatkan Stuart yang saat ini dalam kondisi yang tidak baik-baik saja bisa punah keturunan keluarga Stuart

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2