Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
440


__ADS_3

Kakek tua tersebut tertawa terbahak-bahak mendengar pujian dari para muridnya dia sudah merasa di atas angin karena sudah berhasil melukai anggota keluarga huges


"Sudahlah kita tak perlu membahas keluarga huges lagi sepertinya mereka adalah musuh yang mudah mari kita nikmati pesta ini." ucap kakek tua sambil memeluk wanita cantik


Cara itu di sebuah rumah mewah tempatnya di ruang kerja Paman Jack tampak Paman jaya sudah tak bisa berkata apa-apa lagi pada sang menantu dia bingung harus berkata apa tapi mau tidak mau dia harus mempercayai semua apa yang dikatakan oleh Bima


"Jadi kita bisa menjemput kakek Nadia minggu depan." tanya Paman Jack yang sudah berdamai dalam hati


"Benar ayah mertua kita bisa menjemput kaki minggu depan dan dengan begitu nah dia bisa bahagia ibu mertua juga bisa bahagia." ucap Bima

__ADS_1


"Kau kadang bicara suka benar itu memang yang aku harapkan kebahagiaan Putri dan calon istriku." ucapa paman Jack


"Bolehkah aku sekarang pergi dari sini Pasalnya aku harus kejar target." ucap Bima membuat sedikit bingung kejar target memangnya apa yang dilakukan oleh menantu laknatnya ini sehingga harus kejar target


Karena tak ingin menjadi lebih gila lagi dengan perkataan sang menantu akhirnya Paman Jack hanya mengangguk saja membiarkan Bima pergi Bima dengan senyuman manisnya langsung bangkit dan keluar dari ruangan kerja dia ingin melakukan kegiatan olahraga rutinnya bila bersama sang istri


Sementara itu bikin kediaman keluarga bukit Tampak pasangan suami istri Yuli dan Darmanto sudah berada di atas ranjang saling bercumbu bahkan di perkasa milik Darmanto sudah menegang ingin mencari lobang goa miliknya tapi tiba-tiba ketukan pintu menghentikan aktivitas mereka berdua "brengsek siapa lagi yang sudah menganggu aktivitas ku oh astaga awas saja jika komandan yang berada di luar pintu akan aku Pastika dia dan kucingnya akan aku masukan mereka ke dalam kandang harimau." ucap kesal Darmanto berjalan ke pintu untuk membukanya


Darmanto hampir merupakan air putih yang tadi ingin diambil ke dapur walaupun kesal dan mantap Langsung meminum air putih tersebut Lalu mengembalikan kepada komandan "Kau sudah berulang kali merusak momen yang berharga Untung saja aku memang sedang kehausan Kau jaga di depan pintu ini jangan ada seorangpun yang menggangguku." ucap Darmanto yang sangat kesal karena aktivitasnya selalu saja diganggu jadi Dia menyuruh komandan yang merupakan pengganggu utama untuk menjaga pintu

__ADS_1


Darmanto menutup kembali pintu lalu melangkah menuju sang istri yang sudah menunggunya si dari tadi kini kedua pasangan tersebut melanjutkan olahraga ranjangnya sementara komandan di luar hanya bisa gigit jari


Sementara itu ikan yang berada di dalam kamar sedang duduk di sofa sambil menonton drama kesukaannya bersama Stuart yang berada di sampingnya


"Sayang kenapa beberapa hari ini aku telah selalu memikirkan ayah." ucap kikan


"Mungkin saja kau rindu pada ayah Bagaimana kalau besok kita mengajak Ayah untuk makan malam di sebuah restoran." ucap stuart


"Benarkah sepertinya itu ide yang bagus aku dan ayah belum pernah makan di restoran sejak kami bertemu." ucap Kikan .

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2