
Mendengar perkataan Stuart yang penuh emosi apalagi mengenai terong membuat profesor Hori sangat bingung karena tak mengerti apa maksud dari kata terong
"Maaf tuan jadi maksud anda pelayan Anda adalah terong maksudnya aku kurang mengerti ucap profesor Hori
Mendengar pertanyaan polos profesor Hori membuat Bima menutup mulutnya karena ingin tertawa
Sementara Stuart membulatkan matanya karena mendengar pertanyaan konyol profesor Hori "pelayan pribadi Kau adalah seorang pria." ucap tegas Stuart
Setelah mendengar perkataan Tuan akhirnya profesor hari mengerti bahwa terong yang dimaksud oleh Tuan adalah seorang pria
"wah ini sangat menarik apakah anda hanya memiliki perasaan pada pelayan pribadi anda dan tidak memiliki perasaan pada orang lain." tanya profesor Hori
__ADS_1
"Aku kan sudah menjelaskan dari tadi pada anda bahwa aku hanya memiliki ketertarikan pada pelayan pribadi saja sedangkan pada yang lain aku sama sekali tak memiliki reaksi apapun." ucap Stuart
mendengar penjelasan Stuart yang sedikit aneh karena jika memang penyuka terong pasti dia akan memiliki hasrat pada terong lain selain pelayan pribadinya tapi kenapa hanya pada pelayan pribadinya saja memiliki hasrat tersebut
"Apa benar tuan tidak memiliki hasrat pada terong-terongan yang lain selain pelayan pribadi anda." tanya profesor Hori
"Aku yakin 100% aku tak memiliki hasrat pada yang lain selain pada pelayan pribadiku karena aku sudah pernah mencoba melakukan pertemuan dengan beberapa terong untuk mengetes apakah aku menyukai mereka apa tidak." ucap Stuart
Stuart terdiam sejenak mendengar permintaan yang telah dia bayar dengan nilai yang lumayan fantastis apalagi alat-alat yang yang dia beli sungguh harga diluar harga pasar setelah menimbang dengan seksama akhirnya Stuart sepakat
Stuart yang merasa frustasi karena merasa bahwa penyakit yang dideritanya tak mendapatkan hasil apapun walaupun dia sudah menyewa orang profesor paling jenius tapi tetap saja tak ada yang bisa memecahkan teka-teki tentang yang terjadi padanya
__ADS_1
Stuart dan Bima sedang berada di sebuah klub malam yang cukup terkenal mereka sedang berada di ruang pribadi
Stuart minum-minuman dengan perasaan kacau balau dagang Bima hanya ikut menemani saja "aku akan ke toilet sebentar ucap Bima sambil bangkit menuju ke toilet
Diantara kegalauan yang dirasakan oleh Stuart akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke kediaman pribadinya meningalakan Bima yang sedang ke toilet Stuart masuk kedalam rumah dengan langkah gontai tampak keadaan rumah sudah sangat sepi tanpa sengaja langkah kakinya ke arah kamar Kikan
Sementara itu Kikan yang ingin mandi karena merasa gerah ingin melepas penutup dadanya yang selalu menghimpit dirinya dari pagi sampai malam Kikan dengan Tak sabar membuka semua pakaian serta lilitan yang ada di dadanya sedangkan pintu kamarnya yang tidak tertutup dengan rapat tak disadari oleh Kikan
Dengan santai Kikan melepas semua pakaiannya karena berpikir bahwa pintu kamarnya sudah dikunci setelah melepas semua pakaian yang hanya menyisakan CD dan penutup dada Kikan dengan santai mengambil handuk.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1