
Kini jay dan bawahannya sudah naik ke pesawat yang sudah disiapkan oleh anak buahnya mereka akan segera terbang menuju pulau milik profesor Abdullah
Sementara itu di tempat lain Bento Sedang berpikir keras dengan apa yang terjadi di pulau tempat tinggal profesor Abdullah dan hilangnya jejak keberadaan profesor Abdullah dan asisten Edi serta orang yang baru-baru ini terlihat menjemput profesor Abdullah dan Edi dari tempat tinggalnya
"Apa ada seorang mafia yang telah menghianatiku sehingga mereka menyerangku secara diam-diam tapi itu tidak mungkin mereka semua sudah sangat lama bersekutu denganku dan tak ada salah seorang pun yang mempunyai masalah denganku ini pasti bukan mafia yang berada di sekitarku tapi seseorang yang mungkin saja punya kekuatan untuk menyembunyikan profesor Abdullah dan asisten Edi pikir Bento
Sementara itu pesawat yang ditumpangi oleh Jay sudah mendarat sempurna di lokasi markas mereka yang hancur Jay beserta anak buahnya langsung turun dari pesawat dan melihat markas yang hancur berantakan serta mayat yang berserakan sungguh orang yang melakukan hal tersebut adalah orang yang sangat ahli dan profesional dalam meledakkan sesuatu dan mereka juga sangat sadis karena tak membiarkan siapapun lolos tapi Jay kemudian merasa bingung karena setelah memeriksa semua mayat yang ada di sekitar markas tak ada mayat wanita padahal di markas tersebut banyak wanita yang dijadikan budak nafsu oleh para bawahannya
"Coba kalian periksa seluruh pulau ini karena sepertinya para wanita yang selama ini kita tahan tak ada bersama mereka." ucap Jay
__ADS_1
Mendengar perintah dari atasannya parah bawahan Jay langsung bergerak dengan cepat memeriksa seluruh pulau
Sementara itu di sisi pulau tepatnya di bawah laut di mana lab profesor Abdullah berada tampak kapal selam sedang mengangkut barang-barang yang berada dalam lab
Elizabeth yang sedang berada di depan komputer miliknya tampak menautkan alisnya saat melihat pesawat yang mendarat tepat di markas yang mereka sudah hancurkan
Dasar para kecoa seharusnya aku kembali memberikan jebakan kepada mereka tapi untungnya aku sedang lelah kali ini biarkan mereka mencari sampai mereka puas." ucap Elizabeth Santai sambil bangkit dari depan komputernya lalu ke ranjang miliknya untuk beristirahat
Kini kapal selam tersebut sudah bertolak menuju kota S, para bawahan jay yang memeriksa setiap sudut pulau tampak kembali dengan wajah lesu karena tak berhasil menemukan petunjuk apapun bahkan tak ada tanda-tanda keberadaan para tahanan wanita tersebut
__ADS_1
Jay melihat para bawahannya yang sudah kembali "Bagaimana apakah kalian menemukan atau mendapatkan sesuatu yang menjadi petunjuk tentang keberadaan para wanita itu." tanya jay
"Maafkan kami Tuan tapi sepertinya tak ada tanda-tanda keberadaan para wanita tersebut bahkan pulau ini nampaknya kosong tak berpenghuni sama sekali." ucap bawahan Jay
"Itu tidak mungkin Bagaimana bisa orang datang ke sini tanpa meninggalkan jejak sedikitpun memangnya mereka alien apa." ucap Jay Yang Tak habis pikir dengan situasi yang dihadapinya
Para bawahan Jay saling melihat satu sama lain mendengar ucapan Jay sesat kemudian mereka kembali menunduk
"Percuma berbicara dengan kalian sekarang siapkan tenda dan sebagainya untuk menyambut kedatangan Tuan Bento karena beberapa jam lagi pagi akan menyambut kita aku ingin semua persiapan selesai sebelum tuan datang." ucap Jay
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya