
Sebaiknya kita makan terlebih dahulu setelah itu kita akan kembali ke kediaman utama ucap Ayah Leo membuat semua orang langsung terdiam dan mengambil makanannya masing-masing sedangkan kedua pasangan suami istri ketiga kan dan stuart seperti biasa stuart akan mengambil kan makanan untuk Kikan terlebih dahulu sebelum mengambil makanan untuknya karena perut Kikan yang sangat besar membuatnya sering kesusahan
"Sayang bagaimana kalau aku suapi saja kau pasti sedikit lelah karena harus datang ke mari." ucap stuart sambil mengelus lembut rambut Kikan
Kikan mengaguk dia Memeng ingin di suapi oleh stuart, Yuli sekilas menendang kemesraan antar Stuart dan Kikan
Sementara itu di kediaman utama keluarga huges tepatnya di kamar pengantin baru yaitu Bima dan Nadia tampak Bima sedang berusaha menahan hasratnya melihat kulit mulus Nadia
"Bagaimana Apa kau sudah membuka kancing bajuku." tanya Nadia membuyarkan semua fantastis Bima
__ADS_1
Saat Bima hendak menjawab pertanyaan Nadia tiba-tiba pakaian pengantin Nadia melorot jatuh ke bawah kaki membuat Nadia spontan menutup aset berharganya sambil berteriak membuat Bima langsung membekap mulutnya dia takutnya ada seseorang yang berpikir macam-macam apalagi suara Nadia sangat keras bisa-bisa suara tersebut terdengar sampai ke kamar Paman Jack
Dengan gerakan cepat Bima langsung masuk ke dalam kamar mandi bersama Nadia lalu menutup pintu kamar mandi "jangan berteriak Apa yang kau lakukan nanti orang akan berpikir macam-macam tentang kita." ucap Bima memperingati tapi sialnya di mata menyadari bahwa dia sudah memeluk Nadia yang hanya mengenakan dalaman bahkan tangannya tepat di atas aset berharga Nadia membuat Nadia memberontak
Bima merasa heran kenapa Nadia masih memberontak "aku mohon tenanglah Apa yang kau lakukan aku tak akan melakukan hal-hal yang tidak senonoh padamu jadi kumohon jangan memberontak begini." ucap Bima tapi karena Nadia tak berhenti memberontak membuat Bima sedikit kesal tapi kemudian Bima teringat dengan suntikan yang diberikan oleh stuart padanya sebelum pernikahan itu sesuatu yang bisa membuat Nadia tidur jadi dia tak perlu melakukan malam pertama Bima pun langsung menyuntikkan obat tersebut ke tubuh Nadia
Membuat Nadia sedikit lemas tapi tiba-tiba tubuh Nadia menegang membut Bima sangat terkejut tak beberapa saat kemudian mata Nadia mulai sayu seperti ada dorongan yang membuat Nadia mengelus tangan Bima yang berada tepat di dadanya bahkan wajah Nadia tampak merah
"Bukanya seharusnya kita malam pertama sayang." ucap Nadia tanpa rasa malu sepertinya semua rasa malunya sudah hilang
__ADS_1
Bima sangat terkejut mendengar perkataan Nadia "dasar saudara laknat tak bermoral tega-teganya dia membohongi ku." ucap Bima yang yakin bahwa dia bukan di berikan obat tidur oleh stuart tapi obat perangsang dosis tinggi
Bima berusaha menjauhkan tubuhnya dari Nadia tapi sepertinya Nadia bukan wanita yang mudah untuk di hadapi Nadia langsung berbalik dan memeluk erat Bima
"Ah sayang kau semakin membuatku tak sabar." ucap Nadia sambil memeluk erat tubuh kekar Bima membuta si jantan yang berada di bawah mulai beraksi
"Aduh kawan jangan sekarang ingat kau tak akan meniduri wanita yang tak kau cinta." ucap Bima memperingati si jantan
"Lepaskan aku kau sedang sakit sebaiknya kau berendam." ucap Bima berusaha Agar bisa lepas dari pelukan Nadia
__ADS_1
"Tidak sayang yang dibutuhkan adalah dirimu." ucap Nadia sambil mengangkat wajahnya sementara Bima sedang berusaha mengendalikan si jantan tapi tanpa permisi Nadia langsung mengecup bibir Bima.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya