
"Apa kabar Tuan besar kebetulan sekali aku juga ingin menghubungi Tuhan besar untuk mengatakan sesuatu mengenai pertemuanku dengan mantan mafia nomor 1." ucap Bento
"Benarkah aku juga menelepon untuk menyampaikan hal yang sama aku sudah membuat janji pada asistennya dan dia akan mencari waktu yang tepat untuk mempertemukan kau dengannya jadi sebaiknya kau bersiapkan diri dan mempersiapkan segala bukti yang kau punya atau kau akan menerima konsekuensi dari pertemuan ini karena kau sendiri yang memintanya." ucap pria yang di panggil tuan besar
Bento diam terpaku di tempat dia tak menyangka bahwa semua bukti yang dia miliki akan hilang apalagi ternyata pertemuan tersebut sudah diatur dan akan dijadwalkan membuat bento ketar-ketir begitupun kedua rekannya
"Tapi Tuan besar bisakah dia memberikan aku waktu agar pertemuannya tidak dalam bulan ini." ucap Bento
"Bento setelah aku menelepon asistennya maka semua waktu dan semua yang terjadi mereka akan menentukan kita tak bisa melakukan apapun dan hanya bisa menerima apa yang mereka inginkan." ucap pria yang di panggil tuan besar
__ADS_1
"Melihat kedua rekannya baiklah Tuhan besar Aku akan berusaha mengumpulkan semua bukti secepatnya." ucap Bento mengalah dia juga bingung harus melakukan apa saat ini
"Jadi apa yang harus kita lakukan Bagaimana bisa kita mengumpulkan bukti secepat ini apalagi baru-baru ini kita semua terkena musibah semua perangkat elektronik kita terbakar dan semua data kita menghilang apakah kau punya solusinya." tanya rekan Bento
Sementara itu di sebuah rumah mewah tepatnya di dalam sebuah kamar tanpa sedang menutup panggilan telepon kemudian meletakkannya dia berniat untuk keluar makan
"Maafkan aku sudah tak bisa menahannya lagi." ucap Bima yang sudah tak mengunakan sehelai benang pun begitupun Nadia
Kini si jantan sudah bersiap untuk masuk ke kandang milik Nadia, Bima yang belum terlalu berpengalaman langsung menerobos masuk membuat Nadia memekik kesakitan sementara itu Jack yang melewati kamar pengantin baru itu sangat terkejut mendengar suara jeritan putrinya membuatnya langsung berlari menuju kamar milik Bima dan Nadia Jack langsung berusaha untuk membuka pintu tapi untungnya pintu itu sudah dikunci membuat Jack langsung mengetuk dengan kasar karena merasa khawatir kepada putrinya sementara itu Bima seakan tuli Tak mendengar pintu yang di ketuk oleh Paman Jack dia langsung membungkam bibir Nadia lalu meneruskan permainannya
__ADS_1
Sementara itu jack yang di luar kamar yang terlihat panik langsung mencari kepala pelayan untuk mengambil kunci reset kamar tersebut dia ingin mematikan keadaan putrinya baik-baik saja kepala pelayan yang dipanggil langsung menurut hormat "ada apa Tuan." tanya kepala pelayan
"Cepat berikan aku kunci pintu ini sepertinya ada yang sesuatu yang terjadi di dalam putriku tadi berteriak dan aku ingin memeriksanya." ucap Jack panik tanpa memikirkan bahwa Nadia dan Bima adalah pengantin baru
"Sebaiknya Tuan tidak usah membuka pintu Putri Tuan sepertinya baik-baik saja." ucap kepala pelayan dia bingung harus menjelaskan apa pada jack bahwa itu mungkin saja adalah teriakan keberhasilan si jantan masuk ke dalam kandang
"Dari mana kau tahu apakah Kau melihatnya aku jelas-jelas mendengar teriakan putriku dari dalam kamar cepat berikan kunci kamar ini atau aku akan mendobrak pintu kamar ini." ucap Paman Jack
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1