
"Terima kasih dokter." ucap Roni lalu keluar dari ruangan dokter tersebut sedangkan dokter tersebut hanya mengangguk saja saat Roni mengucapkan terima kasih
Roni keluar dari ruangan tersebut sudah disambut oleh beberapa perawat setelah itu para perawat mengantar Roni ke ruangan yang telah dipilih oleh dokter bersama dengan Angela yang sudah berada di bangkar pasien
Kini Roni dan para perawat sudah berjalan menuju ruangan yang dikatakan oleh dokter tersebut nampak sebuah ruangan tapi saat hendak masuk perawatan menyuruh Roni mengunakan pakain pelindung ruangan itu sangat berbeda dengan ruangan pasien lain ruangan tersebut memiliki bau yang sangat pekat dan nampak sangat bersih dan ada ruangan khusus untuk pasien
Setelah Angela disimpan dalam ruangan tersebut perawat menyuruh Roni untuk keluar setelah berada di setelah membuka pakaian Pelindung Roni mentap ke dua orang perawat di depannya
"Siapa yang akan merawat adikku jika aku juga ikut keluar." tanya Roni pada dua orang perawat yang tadi mengkode dirinya untuk menyuruhnya keluar
__ADS_1
"Itu sudah peraturan di ruangan ini setiap pasien yang masuk di sini tidak akan ditemani oleh siapapun selain Kami para perawatnya yang akan menemaninya dan keluarga hanya akan menunggu konfirmasi dari kami jika pengobatannya akan dimulai." ucap perawat tersebut
Roni menatap bingung pada kedua perawat yang ada di hadapannya tapi mau tidak mau dia harus mengikuti segala sesuatu yang ditetapkan oleh dokter tersebut dia tak ingin adiknya tidak mendapatkan perawatan seperti yang diharapkan
"Baiklah jika kalian butuh sesuatu segera hubungi aku ini adalah kartu namaku selama kalian bisa menjaga adikku dengan baik aku akan berikan kalian bonus yang besar." ucap Roni
"Terima kasih tuan tapi bagi kami pasien yang utama." ucap perawat tersebut langsung menuju ke hormat dan masuk ke dalam ruangan di mana Angela berada
Kini Roni sudah berada dalam mobilnya mobil itu langsung melaju ke salah satu apartemen yang sudah dibeli Roni selama Angela melakukan perawatan di kota tersebut
__ADS_1
Begitu masuk ke dalam apartemennya Roni langsung mengambil ponselnya lalu menelepon seseorang yang sengaja dia utus untuk mengetahui Sebenarnya apa yang terjadi pada Angela sehingga Angela bisa seperti saat ini
Sementara itu Stuart yang baru tiba di depan perusahaannya langsung keluar dari dalam mobil dan langsung masuk ke dalam perusahaan, kini lift sudah berhenti di lorong ruang Stuart, Stuart berjalan menuju ke dalam ruangannya setelah masuk ke dalam ruangannya Stuart duduk di kursi kebesarannya sedangkan Bima yang sedari tadi sudah menunggu Stuart Bima tampak harap-harap cemas , Bima melihat ke arah Stuart yang sudah duduk manis Lalu Bima mendekat dan duduk tepat di hadapan Stuart, dengan ragu-ragu Bima langsung berkata apakah kau "mau membantu ku." tanya Bima
Gelagat Bima membuat Stuart sangat curiga karena tidak biasanya Bima terlihat sangat ragu bahkan terkesan Takut
"Ada apa sebenarnya denganmu Kenapa sepertinya kau menyembunyikan sesuatu dariku apa kau melakukan sesuatu yang bisa membuatku sangat murka padamu atau jangan-jangan kau sudah membuka semua rahasiaku." ucap Stuart
"Aku bukan orang seperti itu tapi aku ingin mempunyai masalah seseorang meminta bantuanku untuk membuatmu bertemu dengan seorang wanita yang bernama Leni." ucap Bima dengan suara penuh kecemasan.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen,Vote dan hadiahnya