Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
163


__ADS_3

Setelah berbicara dengan Elizabeth Stuart kembali ke kamarnya untuk beristirahat


Pagi telah menjelang seperti biasa Stuart melakukan aktivitasnya memandikan kikan sambil melakukan aksi modusnya berkedok menyabuni setelah membantu istrinya mandi dan berpakaian ke dua pasangan suami istri itu kemudian sarapan setelah selesai sarapan Stuart langsung meminta ijin pada sang istri yang biasanya akan banyak darma sebelum Stuart pergi ke kantor setelah Stuart sudah keluar dari apartemen Kikan seperti biasa berada di dalam rumah bermain bersama penjaganya karena stuart sudah membelikan beberapa mainan secara online sesuai kemauan Kikan apalagi ada penjaga yang siap menuruti semua keinginan Kikan jika dia menginginkan sesuatu


Stuart yang sudah tiba di perusahan langsung masuk kemudian naik ke lift ke lantai paling atas di mana ruangannya berada begitu masuk ke dalam ruangan Stuart langsung duduk di kursi kebesarannya tak berselang lama tiba-tiba ketukan pintu terdengar tampak Bima masuk ke dalam ruangan dengan beberapa berkas yang ada di tangannya


Bima langsung mendekat menuju meja kerja Stuart setelah tiba di depan meja kerja Bima langsung memberikan beberapa berkas kepada Stuart

__ADS_1


"Ini adalah laporan kerjasama kita dengan beberapa perusahaan dan ini adalah laporan mengenai anggota mafia serta ketua mereka." ucap Bima


Stuart menghentikan kegiatannya saat mendengar bima menyebut tentang laporan anggota mafia serta ketuanya yang merupakan orang yang berhubungan dengan masa lalu istrinya


"Baiklah aku mengerti." ucap Stuart membuat Bima langsung menunduk hormat dan keluar dari ruangan tersebut


Sepeninggalan Bima tampak Stuart beberapa dokumen di depan matanya lalu mengambil dokumen yang berisi tentang data sebuah kelompok mafia lengkap dengan ketua dan orang yang terlibat di dalamnya lihat isi dokumen tersebut Dengan wajah yang santai tak ada rasa terkejut sama sekali

__ADS_1


Kini Elizabeth sudah menaiki kendaraannya menuju ke apartemen milik profesor Abdullah tampak asisten Edi dah menunggu kabar Elizabeth tak berselang lama ponsel asisten Edi menerima sebuah pesan dari seseorang setelah menerima pesan tersebut yang mengatakan bahwa jemputan sudah berada di parkiran asisten Edi langsung melaporkan hal tersebut pada profesor Abdullah


Sementara itu Elisabeth dengan tenang duduk di kursi depan di samping pengemudi menunggu kedatangan profesor Abdullah tampak profesor Abdullah dan asisten Edi melangkah melangkah menuju parkiran di mana mobil Elizabeth berada Elizabeth langsung keluar dan tersenyum ramah selamat "siang tuan Abdullah saya adalah tangan kanan Tuan Stuart nama saya Elisabeth." ucap Elizabeth sambil membuka pintu belakang mobil melihat wajah cantik Elizabet Edi langsung terpanah dan mengagumi Elisabeth sementara profesor Abdullah menatap Elisabeth dengan tatapan yang sulit di artikan


Profesor Abdullah dan asisten Edi sudah masuk ke dalam mobil dan duduk dengan tenang begitupun Elizabeth sudah duduk kembali di kursi yang dia tempati tampak Edi mencari-cari pandang ke arah Elizabeth


"Tuan lihatlah wanita itu sangat cantik dia salah satu kepercayaan tuan Stuart tapi yang aku tidak habis pikir bukankah tuan Stuart tak menyukai wanita." ucap Asisten

__ADS_1


"Aku juga tidak tahu." ucap profesor Abdullah karena dia melihat ada yang aneh dari gestur tubuh Elizabeth membuat profesor Abdullah berpikir bahwa wanita yang sedang ada di kursi depan merupakan seorang pria yang berwajah wanita tapi tidak dengan Edi dia berpikir bawah Elizabeth adalah seorang wanita cantik yang mempesona.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2