Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
505


__ADS_3

Bima bergegas berjalan menuju kakek Nadia untuk membawanya kembali masuk ke dalam kamar sementara itu Nadia yang melihat suaminya menjadi kebingungan pasalnya dia melihat Bima membawa seseorang masuk ke dalam kamar kakeknya walaupun dia tidak melihat jelas siapa orang tersebut, yang melihat hal tersebut juga ikut bangkit berjalan masuk ke dalam kamar di mana Bima dan kakek Nadia sudah masuk terlebih dahulu Untung saja tak ada yang menyadari kejadian tersebut membuat ijab kabul berjalan lancar


"Baiklah silahkan pengantin wanita mencium tangan suaminya." ucap pak penghulu


Mama Nadia dengan malu-malu mengambil tangan Paman Jack lalu mengecupnya Paman cek tak tinggal dia pun mengecup jidat mama Nadia pernikahan pun selesai Sementara itu di dalam kamar beli kakek Nadia tampak Bima sedang menahan kakek Nadia Karena ingin keluar begitupun Sam ternyata tenaga kakek Nadia cukup kuat


"Kenapa kakek tua ini tenaganya kuat sekali." ucap paman Sam


Paman tolong tahan kakek sebentar aku harus menghubungi seseorang, Bima menelepon profesor yang menangani kakek Nadia setelah bicara beberapa menit, Bima bergegas melihat meja yang biasa terdapat air minum, bima bergegas ke depan pintu meminta air pada pelayan setelah mendapatkan air Bima kembali masuk lalu menutup pintu, Bima berjalan dengan air minum di tangannya benar saja saat kakek Nadia melihat air, kakek Nadia langsung tersenyum dan meminta air tersebut untuk dia minum


Sementara itu di sebuah markas tampak seorang profesor sedang duduk di kursi kebesarannya sambil menutup panggilan telepon "Apakah Tuan Bima menelepon profesor." tanya seorang pria yang ada di hadapannya

__ADS_1


"Benar sepertinya aku lupa memberitahu tuan bahwa setiap malam di saat setelah disuntik kakek tua itu akan terbangun untuk minum air putih dia akan mencari air putih seperti orang gila dan tenaganya sangat besar." ucap profesor


"Astaga jadi pria tua itu mengamuk pasti akan sangat merepotkan seandainya bukan tuan Bima yang berada di dekatnya." ucap pria yang tepat berada di depan profesor


"Benar untung saja kakek tua itu belum menimbulkan masalah besar kalau tidak entah hukum apa yang akan di berikan tuan Bima pada kita." ucap profesor


"Untung lah oh iye bagaimana dengan orang yang di kamar khusus itu ." tanya pria yang ada di hadapan profesor


"Aku juga tidak tau tampaknya dia tahan pribadi tuan Stuart selain penjaga yang mengantarkan makanan tak ada yang bisa melihatnya." ucap profesor


Bima membeku dia tak tau harus berkata apa, apalagi nadia berada di depan pintu untung saja paman Jack dan wali nikah Yang mirip kakek datang "sayang ada apa." tanya paman Jack sambil memberi kode penghulu masuk terlebih dahulu ke dalam kamar

__ADS_1


Nadia melihat ke arah ayah nya " aku tadi melihat Bima membawa seseorang masuk ke dalam kamar kakek dan seorang pria lain menyusul ke dalam." ucap Nadia


"Oh itu pasti orang yang aku suruh untuk mengambil sesuatu di kamar kakek dan Bima membantunya." ucap pama Jack bohong


"Benarkah tapi kenap sampai saat ini mereka belum keluar." tanya Nadia sambil kepalanya berusaha melihat ke dalam kamar


"Ayo masuk sayang, agar kau melihat apa yang terjadi di dalam aku yakin Kakek mu juga mengenal mereka karena mereka teman kakek mu." ucap paman Jack


Nadia berpikir sejenak, "baiklah ayah aku mungkin hanya sedikit penasaran pasalnya suamiku sangat lama tadi dan tanpa kata langsung meninggalkan ku." ucap Nadia


Saat akan masuk ke kamar ibu Nadia tiba-tiba memanggil Mereka, "sayang kemarilah ." pangil ibu Nadia membuat Nadia langsung melangkah kearah sang ibu sehingga tak jadi masuk ke dalam kamar

__ADS_1


Sementara itu di dalam tampak Paman Sam sedang melepaskan riasan sang wali hakim.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2