
Mendengar perkataan Bima membuat tua terdiam sejenak dia kemudian menatap ke arah Bima
"Baiklah aku akan mengatakan apa yang ingin aku lakukan aku sudah mengundang salah seorang profesor ahli Jantung yang paling terkenal dari luar negeri untuk mengetahui kondisi tubuhku." ucap Stuart
"Benarkah kapan dokter tersebut akan datang." tanya Bima
"Besok dia akan datang dari luar negeri Aku harap kau bisa menjemputnya dari bandara dan membawanya ke apartemen tapi sebelum itu tolong kau cek alat yang sudah aku pesan dan kau suruh beberapa dokter untuk mengecek alat tersebut." ucap Stuart
Kali ini Stuart tak main-main dia menyewa seorang Ahli jantung dari luar negeri untuk datang memeriksa keadaan dirinya di apartemen miliknya yang sudah lengkap dengan berbagai alat medis
Stuart kembali pulang ke kediamannya seperti biasanya Kikan akan menyambutnya dengan senyuman manisnya membuat Stuart benar-benar merasa frustasi Apa salah dan dosa nya kenapa Tuhan memberikan cobaan yang begitu berat pikir Stuart haruskah dia ikut dalam Kategori pria penyuka terong
__ADS_1
Pagi telah menjelang dengan semangat 45 menuju perusahaannya setelah itu dia akan ke apartemennya untuk bertemu dengan profesor ahli jantung terbaik yang telah dia bayar agar mau ke tempatnya untuk memeriksa dirinya secara pribadi
Kini Stuart dan Bima sedang berada di perusahaan mereka sedang berada dalam ruangan Stuart "Apa kau sudah mengecek kapan profesor tersebut tiba." tanya Stuart
Pesawatnya akan mendarat pada sore hari sekitar pukul 15 : 00." ucap Bima
"Baiklah sebaiknya kita segera keluar untuk makan siang aku ingin refreshing otak dengan makan diluar tolong siapkan tempat seperti biasa." ucap Stuart
Bima bergegas mengambil ponselnya lalu melakukan panggilan telepon setelah itu dia menunggu beberapa menit setelah ponselnya berdering Bima berbicara sebentar lalu memutuskan pangilan telepon tersebut
Stuart melihat jam yang ada di tangannya ini sudah jam 12 lewat hampir 12.30 baiklah kita akan pergi sekarang aku tidak mau ke terlambat menjemput profesor." Ucap Stuart
__ADS_1
Bima dan Stuart langsung masuk ke dalam mobil milik Stuart sang sopir yang sudah menunggu langsung melajukan kendaraannya menuju restoran di mana biasa Stuart makan
Setelah makan an-nur dan Bima kembali ke kantor langsung langsung turun dan menuju ke ruangannya sedangkan Bima yang ditugaskan oleh Stuart untuk menjemput profesor bersiap-siap karena pesawat yang di tumpangi oleh profesor tersebut akan tiba satu jam lagi
Kini Bima sudah menunggu di bandara karena pesawat tersebut telah tiba dari pintu keluar tampak seorang pria paruh baya sedang melihat sekelilingnya matanya tertuju pada seorang pria yang memegang papan bertuliskan namanya pria paruh baya itu mendekat pria tersebut
Bima yang melihat seseorang pria paruh baya dengan kacamata tebal kepala botak serta kumis dan janggut yang sudah memutih langsung menyadari bahwa pria tersebut adalah profesor yang di tunggunya
"Selamat datang profesor Hori." ucap Bima sambil memberi hormat siapa yang tak kenal dengan profesor Hori yang seorang sepesial jantung paling terkenal di dunia
"Terima kasih Tuan Bima sudah menjemputku aku sangat penasaran dengan tuan muda Anda yang Minggu lalu langsung menelepon ku untuk membuat janji agar aku dapat memeriksa dirinya yang katanya memiliki penyakit jantung yang sangat aneh." ucap profesor Hori
__ADS_1
"Aku juga kurang mengerti penyakit apa yang diderita oleh Tuan muda kami tapi sepertinya dia sangat tersiksa dengan penyakitnya tersebut." ucap Bima sambil mengarahkan Professor hori untuk masuk ke dalam mobil yang dikemudikannya
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya