
"Kalian bereaksi dengan baik aku tau kalian pasti mengikuti perkataan ayah." ucap stuart sambil mengelus perut kikan dan menghirup wangi tubuh Kikan yang membuatnya tenang
Sementara itu Bima yang sedang berada kamarnya tampak sangat frustasi dia Sedang berpikir bagaimana cara mengulur waktu agar pernikahannya dengan Nadia bisa ditunda dan saat dia sedang tertekan seperti ini satu-satunya orang yang dia pikirkan adalah ibunya dan sepertinya cara satu-satunya adalah mengadu pada ibunya yang mungkin saja dapat membantunya
Setelah itu Bima langsung memperbaiki penampilannya dan keluar menuju kamar di mana ibunya berada tapi saat dia membuka pintu dan menuju ke kamar ibunya dia melihat ayah Leo yang hendak masuk dengan senyuman manis di wajahnya membuat Bima mengurungkan niatnya untuk menemui ibunya dia akan menunggu waktu yang tepat
Sementara itu Paman Alan yang masih setia menunggu rumi untuk datang padanya nampak sangat gelisah apalagi dia sudah memberikan obat tidur kepada sang istri agar tidak menggangu dirinya
Sementara itu mama Lilis yang sedang beristirahat tampak terlelap sambil tersenyum di wajahnya karena dia sangat bahagia tujuannya akan segera tercapai dengan begini dia tidak usah capek-capek untuk menjilat orang lain
__ADS_1
Sementara itu di kamar dengan tampak ruangan sudah seperti kapal pecah Dino Dan Rumi bermain dengan luar biasa Doni yang baru selesai mengeluarkan setumpuk Doni junior ke dalam goa milik Rumi langsung terkapar tak berdaya di samping Rumi
Kau sangat luar biasa sayang kau sangat pandai bermain dan memuaskan diriku walaupun kau tidak suci lagi tapi permainanmu membuatku terbang ke awan kau Memeng luar biasa
"Aku tak menyangka walaupun kau hanya bercinta dengan seseorang yang sudah mengambil kepolosan mu tapi kau masih memuaskan ku apa kau tidak merasakan Trauma karena pernah di paksa melayani donatur itu." tanya Doni di sela-sela nafasnya yang memburu
"Aku sempat Trauma sayang tapi itu tidak lama hanya beberapa bulan setelah itu aku bisa kembali normal." ucap Rumi bohong
"Rumi tersenyum sambil mentap ke arah Doni iya sayang aku juga menginginkan hal yang sama." ucap Rumi
__ADS_1
Sedangkan paman Alan tampak berjalan menuju kamar pengantin milik Doni dan Rumi entah apa yang ada di otak orang tua itu sehingga dia ingin bertemu Rumi dia saat yang tidak tepat
Paman Alan yang sudah berada di depan pintu kamar Doni dan Rumi terdiam sesaat sambil memikirkan sesuatu agar bisa membuta ke dua pengantin tersebut keluar
Paman Alan mondar mandir di depan pintu kamar Doni dan Rumi membuat orang yang lewat menatap aneh padanya
"Apa sebaiknya aku mengetuk pintunya tapi apa alasanku apa Jika Doni bertanya apa tujuan ku ke mari." ucap paman Alan
Sementara itu mama Lilis yang baru saja terbangun langsung melihat jam dan ternyata ini sudah sore dia dan ibu fera sudah janjian akan pergi untuk perawatan di spa hotel mama Lilis langsung bersiap dia akan menghampiri ibu Fera di kamarnya
__ADS_1
Mama Lilis keluar dari kamar tampak alisnya saling bertautan saat melihat Paman Alan sedang mondar-mandir tidak jelas di depan kamar Rumi dan Doni Mama Lilis langsung menyapa paman Alan "ada apa sepertinya kau sangat gelisah dan kenapa kau berada di depan pintu kamar Doni dan Rumi." tanya Mama Lilis membuat taman alan sedikit terkejut.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya