
Di depan ruang UGD setelah ayah Yuli mengatakan hal tersebut dokter yang menangani Ibu Yuli bergegas meninggalkan ayah tiri Yuli untuk melakukan operasi
Seorang perawat langsung mengarahkan ayah tiri Yuli ke bagian administrasi untuk mengisi formulir
Malam berlalu dengan cepat kini pagi telah menyambut tampak keluarga besar huges sedang sarapan bersama membuta suasana semakin hangat tapi sepertinya Yuli masih tidur
"Oma, ibu jam berapa kita akan ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan Yuli." tanya Darmanto di sela-sela makan
"Sebaiknya tunggu Yuli bangun dulu aku akan bertanya apakah dia mau untuk memeriksakan diri hari ini apa tidak pasalnya ibu hamil agak sedikit berbeda mereka sangat sensitif Ada apa apakah kau sedang sibuk akhir-akhir ini biar omah saja dan ibumu yang menemani istrimu untuk pergi memeriksakan keadana Yuli." ucap oma
"Tidak Mama Aku hanya bertanya saja." ucap Darmanto
__ADS_1
"Sebaiknya setelah sarapan kau kembali ke dalam kamar dan menunggu Yuli untuk bangun takutnya mood-nya kembali buruk Saat Kau Tak ada di tempat tidur." ucap ibu stuart
Kikan hanya mendengar saja pembicaraan mereka karena di saat awal kehamilannya dia koma membuatnya tak terlalu mengerti saat awal kehamilan pada biasanya ibu hamil sering mengantuk dan suasana hatinya kadang tak menentu
Darmanto melihat ke arah ibunya "untuk apa lagi aku kembali ke kamar ibu ini sudah siang Yuli pasti mengerti jika aku tak ada di sisinya." ucap Darmanto yang belum paham
"Sudah kau jangan banyak bertanya cepat habiskan sarapan dan kembali lagi ke kamar tunggulah sampai Yuli bangun jika kau ingin ke kantor atau ke mana biarkan dia melihatmu setelah itu kau bebas kemana-mana saja." ucap Oma
"Secepat kilat Darmanto menghabiskan sarapannya lalu kembali ke kamar begitu masuk tampak Darmanto melihat Yuli yang sedang duduk sambil menatapnya tajam yang baru masuk ke dalam kamar "ke mana saja Apakah semalam kau meninggalkanku setelah aku tidur." tanya Yuli, Darmanto sedikit bingung dengan perubahan sifat Juli apalagi dia menemani Yuli tidur sampai pagi dan hanya keluar sarapan
"Jadi kau meninggalkanku untuk sarapan sendiri dan tak mengajakku." tanya Yuli
__ADS_1
"Begini sayang kau tidur sangat lelap pada biasanya kau yang selalu bangun cepat sehingga aku berpikir kau sedang kelelahan maka aku tak membangunkanmu." ucap Darmanto
"Itu hanya alasanmu Kau pasti sengaja untuk tak membangunkanku pagi-pagi begini kau ingin aku terlihat jelek di mata keluarga besar karena tak sarapan bersama." ucap Yuli dengan wajah judesnya
Darmanto menutup mata menahan kekesalannya pada sang istri bukannya Apa dia sungguh harus ekstra sabar menghadapi sang istri yang sepertinya sifatnya berubah 180 derajat
"Tidak sayang mereka semua menunggu mu sambil sarapan jika kau ingin sarapan mari aku antar ke meja makan aku akan sarapan lagi soalnya tadi aku hanya sarapan sedikit." ucap darmanto berusaha sabar dan tabah menghadapi sifat baru istrinya
Sudahlah pasti mereka semua sudah selesai sarapan ini sudah terlambat Aku ingin sarapan di kamar saja tapi aku ingin sarapan nasi campur mangga muda." ucap Yuli
Darmanto melihat istrinya dengan tatapan yang sulit diartikan "nasi campur mangga muda." tanya Darmanto untuk meyakinkan
__ADS_1
"Iya sayang kebetulan aku melihat mangga muda di belakang rumah kemarin bisakah kau memanjat untukku Aku ingin bangga yang dipetik olehmu." ucap Yuli dengan senyuman.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya