Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
336


__ADS_3

Kita tinggalkan pasangan mesum yang sedang menjenguk anak mereka kini kita beralih pada sebuah kamar yang nampak berantakan tampak sepasang suami istri sedang tertidur lelap karena kelelahan akibat pertempuran hebat mereka untuk pertama kalinya pertemuan antara perjaka dan perawan yang dilakukan oleh Bima dan Nadia


Bento yang sedang berkumpul bersama rekan-rekannya masih kebingungan mencari siapa sebenarnya orang di balik hilangnya profesor Abdullah apalagi Tak ada satupun petunjuk yang dapat dia jadikan bukti mengenai keberadaan profesor Abdullah dan tak lama lagi dia akan bertemu dengan pensiunan nomor 1 Jika dia tidak membawa bukti tentang keberadaan Abdullah itu bisa jadi Boomerang untuk dirinya sendiri


"Apa yang harus kita lakukan sekarang semua bukti lenyap begitu saja, kalau saja kit memiliki gambar dua orang tersebut pasti itu bisa menjadi petunjuk untuk kita." ucap Bento di tengah rasa frustasinya


"Sekarang coba kau hubungi Jay dan katakan padanya untuk mengatur pertemuan dengan penguasa pusat informasi ." ucap salahsatu rekan Bento

__ADS_1


"Apa maksudmu untuk mengatur pertemuan lagi dengan pria pemakan rambut itu apa kau ingin botak setelah bertemu dengannya lagi bukanya kalian sudah bertemu dan kau berkata dia menyukai rambut asisten mu sehingga kau mengorbankan rambut asisten mu dan kau mengatakan bahwa informasi yang kita miliki sama dengan yang mereka miliki." ucap Bento terlihat kesal


"Dia adalah pusat informasi di mana semua informasi ada baik di dunia atas maupun di dunia bawah semua ada padanya jadi kita harus mengumpulkan beberapa informasi walaupun itu sedikit setidaknya itu bisa membuatmu aman saat bertemu dengan pensiunan mafia tersebut." ucap salah satu rekan Bento


"Bukankah kalian sudah bertemu dengannya dan menanyakan tentang informasi keberadaan profesor Abdullah tapi hasilnya nihil itulah mengapa kita sekarang membuat janji untuk bertemu dengan pensiunan mafia nomor 1." ucap Bento


"Jadi kalian membohongiku agar aku menerima tawaran Tuan besar untuk bertemu dengan pensiunan mafia nomor 1 dan kalian sebenarnya hanya bertemu dengan pusat informasi tanpa berniat mengorbankan apapun, kalian sudah gila aku lebih baik mengorbankan rambutku dari pada harus mengorbankan nyawaku." ucap Bento dengan nada suara yang tinggi

__ADS_1


"Kau kan tak punya rambut Bagaimana bisa kau memahami perasaan kami dan lagi pula kita berbagi tugas setidaknya kau tidak mengorbankan rambutmu hanya bertemu dengan pensiunan mafia tersebut." ucap santai rekan Bento


"Apa kalian mendengar apa dikatakan Tuan besar jika sampai aku salah dalam memberikan informasi kepada pensiun mafia tersebut atau tak membawa bukti bisa-bisa Aku kehilangan nyawaku Apa kalian sudah gila menukar nyawaku hanya demi rambut kalian yang jelek itu." ucap Bento


Ke dua orang rekan Bento nampak saling melirik kemudian tak mengatakan apapun lagi "baiklah bento Kami akan pergi terlebih dahulu untuk mencari bukti siapa tahu saja kami menemukan bukti yang cukup dapat membantu mu." ucap kedua rekan Bento berniat kabur dari Bento


Bento yang mendengar perkataan kedua rekannya semakin kesal dia hendak berbalik untuk mengatakan sesuatu kepada kedua rekan nya tapi sialnya kedua orang tersebut tampak sudah menghilang mereka "sial selalu saja mereka melakukan itu Jika ada masalah mereka selalu pergi begitu saja tanpa kata."ucap Bento terlihat semakin kesal saja.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2