
Kau tau kan artinya good looking dan good dompet beda-beda tipis.....ucap jahil Stuart sambil terkekeh melihat wajah bima yang terlihat sangat kesal
Bima memutar bola matanya jengah lalu hendak bangkit keluar dari ruangan tersebut tapi saat hendak keluar Suara Stuart mengehetikan langkahnya
"Ingat jika ada wanita yang mencariku kau harus menyingkirkannya dengan cara membuatnya kesal kalau perlu pokoknya dia harus terlihat sangat marah bahkan sangat frustasi dan hampir gila."ucap Stuart
Setelah mendengar perkataan stuart, Bima langsung melangkahkan kakinya keluar dari ruangan stuart menuju ke arah ruangannya, Bima langsung mendudukkan bokongnya di kursi kebesaranya lalu menelepon sekertarisnya agar menelepon resepsionis jika ada wanita yang mencari stuart akan terlebih dahulu menahan wanita itu dan langsung menghubungi dirinya
Benar saja tak berselang beberapa menit profesor Dina benar-benar datang ke perusahaan Stuart untuk bertemu Stuart
Dengan santai profesor Dian keluar dari mobilnya langsung melangkah menuju lobby perusahaan setelah sampai di meja resepsionis profesor Dina langsung menanyakan keberadaan Stuart
__ADS_1
"Maaf Nona apakah ada yang bisa kami bantu." tanya resepsionis kepada profesor Dina yang berada di hadapannya
"Oh iya aku ingin bertemu dengan Tuhan setuat pemimpin perusahaan ini." ucap profesor Dina
"Maaf Nona apakah anda sudah membuat janji dengan Tuan store sebelumnya." tanya resepsionis
"Tidak tapi katakan saja bahwa profesor Dina ingin bertemu dengannya secara pribadi." ucap profesor Dina kepedean
Kedua itu saling memandang kemudian saling memberi kode "maaf Nona bisakah anda menunggu karena aku akan mengkonfirmasi hal ini terlebih dahulu dengan asisten Tuan Stuart ." ucap resepsionis
Tak berselang lama Bima keluar dari lift kemudian melihat ke arah ruang tunggu tampak wanita cantik dan agak seksi sedang menunggu
__ADS_1
Bima menatap sejenak sambil berpikir keras cara membuat profesor dina tak akan kembali lagi ke perusahaan untuk mencari Stuart setelah mendapatkan ide cemerlang Bima langsung menelepon salah seorang bawahannya entah apa yang dia akan rencanakan setelah menelepon Bima langsung berjalan mendekati profesor Dina dengan senyuman di wajahnya
"Selamat siang profesor Dina kenalkan saya adalah Bima asisten pribadi tuan stuart maaf untuk saat ini tuan stuart mengatakan agar aku mengatar nona ke salahsatu restoran untuk menunggu tuan stuart yang sedang rapat dengan beberapa kolega." ucap bima dengan senyuman palsu miliknya
Profesor Dina seperti mendapatkan angin segar mendengar perkataan Bima dia berpikir stuart mengistimewakan dirinya sampai-sampai menyuruh asisten pribadinya untuk menemuinya dan mengatakan ke restoran untuk makan siang bersama dia yakin Stuart pasti sengaja mengajaknya makan siang di luar untuk bertemu Dengannya secara pribadi
"Benarkah baiklah ayo kita ke sana." ucap profesor kegirangan bahkan ekspresi bahagianya tak bisa dia tutupi
"Baikalah profesor silahkan ikut ke mobil milikku." ucap Bima langsung mengarahkan profesor Bima ke sebuah mobil yang sudah lengkap dengan sopirnya
Profesor Dina dan Bima langsung masuk ke dalam mobil mewah tersebut, kini profesor Dina dan Bima sudah duduk manis di dalam mobil setelah melihat penumpang duduk dengan sempurna sopir langsung melajukan kendaraannya menjauh dari perusahan stuart
__ADS_1
Profesor Dina berbinar saat memasuki mobil tersebut, apakah ini mobil milik asisten stuart wah sungguh luar biasa asistennya saja memiliki mobil semewah ini dan sopir pribadi pikir profesor Dina.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya