
"Pantas saja dia mengabaikan panggilanku dan tadi dia mengatakan melihat hantu pasti dia sedang tertekan karena sesuatu aku merasa sangat bersalah karena berpikir dia sengaja mengabaikan ku aku yakin dia sedang sakit tak mungkin dia mengabaikan wanita secantik diriku ." ucap Elizabeth penuh percaya diri
Elizabeth yang sangat percaya diri membuat profesor Abdullah hanya bisa geleng-geleng kepala jika perbuatan ceroboh Edi tadi siang membuat Edi harus berhadapan dengan wanita setengah matang yang ada di hadapannya
Sementara itu Edi yang berada di kamarnya tampak berada di atas ranjang dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya dia sangat gemetaran seperti orang yang benar-benar sudah melihat hantu
"Baiklah profesor Abdullah Aku akan kembali terlebih dahulu untuk mempersiapkan diri untuk bertemu dengan asisten Edi besok aku harap dia segera sehat." ucap Elizabeth sambil bangkit dari duduknya dan melangkah keluar seperti wanita anggun sedangkan profesor Abdullah hanya mengaguk saja
Setelah kepergian Elizabeth profesor Abdullah langsung menuju kamar milik asisten profesor Abdullah mengetuk pintu kamar tok tok tok, tak ada tanggapan dari Edi
__ADS_1
Sementara di dalam kamar tampak Edi menutup dirinya dengan selimut sambil menutup telinganya membuatnya Tak mendengar ketukkan pintu profesor Abdullah mencoba untuk membuka pintu untungnya asisten Edi mengunci pintu tersebut membuat profesor Abdullah langsung bisa masuk ke dalam melihat asisten Edi yang bersembunyi di bawah selimut
"Edi Apa yang kau lakukan Kenapa kau bersembunyi seperti orang yang ketakutan seperti itu." ucap profesor Abdullah seraya menarik selimut yang melihat profesor Abdullah asisten Edi bernapas lega
"Di mana dia Di mana hantu itu apa dia sudah pulang." tanya asisten Edi dengan wajah cemas
Sementara itu di dalam mobil Elizabeth sopir hanya bisa menahan tawanya saat mendengar perkataan Elizabeth "Kenapa sih dia tiba-tiba sakit setelah mencium pipiku tidak mungkin kan hanya gara-gara mencium pipiku dia jadi sakit emang aku apa yang bisa menukarkan penyakit hanya dengan mengecup pipi saja ." ucap Elizabeth
Kini mobil Elizabeth sudah sampai di tempat parkir apartemennya Elisabeth langsung masuk ke dalam lift menuju ke unit apartemen miliknya tampak adik angkat Elizabeth masih duduk penonton mungkin dia masih menunggu kedatangan Elizabeth Elizabeth yang masuk langsung melihat "Kenapa kau belum beristirahat." tanya Elizabeth yang sudah berdiri di ruangan keluarga
__ADS_1
"Kakak sudah pulang aku hanya ingin menunggu Kakak bagaimana apakah semua berjalan lancar." tanya angkat adik
"Ternyata aku salah paham padanya dia ternyata sakit mungkin dia sedang mempunyai masalah yang berat bahkan melihat kakak saja dia langsung pergi begitu saja lalu masuk ke dalam kamarnya dia mungkin tak ingin Kakak mengetahui kesedihannya." ucap Elizabeth dengan penuh percaya diri
Adik angkat Elizabeth menghembuskan nafasnya kasar "Apa mungkin dia menghindari kakak mana mungkin dia langsung masuk hanya dengan melihat wajah Kakak saja dan sebaiknya kakak jangan berpenampilan seperti itu lagi jika ingin bertemu seseorang pada malam hari ucap adik angkat Elizabeth
"Memangnya kenapa aku terlihat lebih cantik pada malam hari daripada siang hari orang yang tidak bisa menerimaku seperti ini pasti tidak mengetahui tentang mode mereka tidak tahu bagaimana cara mengagumi kecantikanku." ucap Elizabeth.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1