
Tuan Leon mengembuskan nafasnya kasar "inilah yang aku takutkan tapi aku tak enak menolak permintaan teman ku dan dia sangat yakin putrinya akan mampu membuat Stuart sembuh dari penyakitnya." ucap ayah Leon
"Tapi ayah bagaimana aku melakukannya ayah kan tau bagaimana Leon dia paling benci di paksa atau di jebak seseorang, apa Oma dan ibu tau rencana ayah." tanya Bima
Bima mau memastikan semua aman dan di setujui oleh semua pihak apalagi ke dua wanita tersebut jika mereka sudah marah entah apa yang terjadi .
Leon menatap Bima, "karena itu aku memanggilmu kemari aku ingin kau melakukan semuanya tanpa sepengetahuan Oma dan istri ku." ucap ayah Leon
"Jadi maksudnya ayah akan membuat aku menjadi kambing hitam jika semua yang kita lakukan tak sesuai dengan yang kita rencanakan." tanya Bima
"Kau kan sangat di sayang oleh Oma dan ibumu selain Stuart mereka pasti Tak akan bisa marah padamu ." ucap santai ayah Leon
Bima menelan silvanya dengan kasar saat mendengar perkataan ayah Leon "tapi ayah apa ayah yakin semua ini tak akan membut ayah di hukum walaupun aku yang akan mengakui semaunya tapi Oma dan ibu tak mungkin akan percaya bahwa aku akan tega melakukan hal tersebut pada saudaraku sendiri ." ucapan Bima membuat ayah Leon kembali berpikir
__ADS_1
"Kau benar juga baikalah setidaknya ada yang ikut di hukum bersamaku." ucap ayah Leon sambil melihat kearah Bowo yang langsung lemas seketika
"Tapi kenapa ayah menyetujui permintaan teman ayah, jika tau ini hal yang rumit dan sulit." tanya Bima yang tak habis pikir dengan sang ayah angkat
"Sebenarnya ayah juga tidak mau menerima permintaannya tapi dia terus memohon bahkan sampai sakit jadi ayah tidak tega." ucap ayah Leon sambil menghembuskan nafasnya kasar
"Baiklah aku akan membantunya untuk bertemu Stuart tapi jika wanita itu tak berhasil menarik perhatian Stuart maka ayah harus berjanji kedepannya ayah tak akan melakukan hal itu lagi." ucap Bima membuat perjanjian agar Stuart dan Kikan aman
"Ayah bisakah aku pergi sekarang." tanya Bima
"Iya kau boleh kembali ." ucap ayah Leon
Setelah kepergian Bima tuan Leon kembali menatap ke arah Bowo terus "awasi ke dua orang itu mereka pikir bisa bersembunyi dariku ." ucap ayah Leon
__ADS_1
" Tuan apakah kita perlu mengatakan pada nyonya besar masalah ini." tanya Bowo
"Jangan kita harus memastikan semuanya bisa kita kendalikan sebelum memberitahukan pada ibu dan istriku." ucap ayah Leon
"Baiklah tuan aku mengerti terus mengenai anak teman tuan apakah dia tak terlalu merepotkan, aku pikir dia bukan wanita yang baik dan juga ayahnya sangat membuatku muak." ucap Bowo terus terang
"Kau tau aku sebenarnya aku juga tak menyukai anak perempuan sahabatku tersebut yang sangat manja dan juga egois tapi karena setiap saat ayahnya datang untuk memohon membuat aku tak ada jalan apalagi kami juga dulu satu asram sebelum kami sama-sama melanjutkan pendidikan ke luar negeri." ucap ayah Leon
"Baikalah tuan aku mengerti Kenapa anda melakukannya, semoga setelah tuan muda menolaknya dia tak akan lagi berusaha untuk mengganggu tuan muda kembali karna kalau sampai itu terjadi aku yakin tuan tau bagaimana karakter tuan muda." ucap Bowo
Ayah Leon langsung menatap ke arah Bowo "aku tak bisa pungkiri Stuart seperti ayahku ....yang tak memiliki empati pada seseorang yang tak dia sukai.....aku tak yakin apakah dia akan menikah suatu saat nanti ." ucap ayah Leon dengan wajah lesu
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1