
Stuart langsung melihat ke arah istrinya takutnya istrinya kelelahan atau syok tapi sepertinya dari raut wajah istrinya dia masih baik-baik saja tapi semua itu juga tergantung dari kikan dan juga apa yang terjadi menurut versi Ayah mertuanya dia tak ingin gegabah mengambil keputusan dia harus yakin bahwa Kikan baik-baik saja dan mampu menerima semua apa yang telah terjadi apalagi menerima bahwa dia telah kehilangan ibunya Karena untuk menyelamatkan dirinya
Kikan melihat sang suami lalu melihat ke arah ayahnya aku baik-baik saja Ayah aku juga ingin tahu apa yang sebenarnya yang terjadi sehingga aku bisa terpisah dengan kalian sehingga membuatku berpikir bahwa kalian sudah membuangku." ucap Kikan sambil mentap penuh arti ayahnya
__ADS_1
Profesor Abdullah menghembuskan nafasnya kasar lalu mengusap wajahnya dengan tangannya " Ayah ingin disaat kau sudah mendengar cerita ayah kau tak menyalahkan dirimu atas apa yang sudah terjadi kepada ibumu semua itu ibumu melakukan hanya demi dirimu jadi kau harus berusaha untuk hidup lebih bahagia lagi agar ibumu bisa tenang di sana." ucap profesor Abdullah
kikan spontan langsung menatap ke arah ayahnya maksud Ayah "Ibu telah tiada" tanya Kikan yang tidak mengetahui bahwa ibunya sudah meninggal dia pikir ibunya mungkin saja sedang sibuk atau sedang sakit sehingga tak bisa ikut dengan sang ayah untuk menemuinya dia tak pernah berpikir bahwa ibunya telah tiada apalagi dari penjelasan ayahnya bahwa ibu telah tiada karena menolongnya
__ADS_1
"Yang aku ingat hanya aku tiba-tiba terbangun di stasiun kereta api lalu aku berjalan jalan keluar tak jauh dari pintu gerbang orang tua angkatku menemukanku mereka Langsung membawaku ke rumah mereka tanpa mengatakan apapun." ucap kikan
"Baiklah ayah akan melanjutkan cerita Ayah yang tadi tempat terhenti Sudah beberapa tahun kita aman di pulau dan kau sudah beranjak besar usiamu saat itu 5 tahun adik angkat ibumu datang untuk menjenguk kami tanpa memberi kabar terlebih dahulu dan kami yang tak mengetahui bahwa adik angkat ibumu akan datang tidak berpikir macam-macam lalu dia menginjakan kaki di pulau saat itu kau sedang bermain di depan rumah dia melihatmu saat itu tapi tak berani mengatakan apapun Lalu dia langsung masuk ke dalam rumah para penjaga yang sudah mengenalinya tak menahannya karena berpikir bahwa dia adalah adik angkat ibumu yang sejak kecil aku dan ibumu rawat tapi ayah tak menyadari ternyata dia selalu memperhatikanmu dan bahkan merekam keberadaanmu kami pun menyambutnya dengan hati riang karena tak bisa lagi menutupi keberadaanmu darinya maka ayah mengatakan semuanya padanya karena Ayah merasa dia dapat dipercaya karena selama ini ayah dan ibu yang merawatnya hingga dewasa bahkan menyekolahkan hingga dia selesai tapi sepertinya darah penjahat yang mengalir di tubuh adik angkat ibumu tak bisa terbendung dan keserakahan sudah merasukinya tepat setahun setelah dia pergi dari pulau dan saat kami akan merayakan ulang tahunmu yang keenam dia kembali datang tapi dia tidak sendiri dia bersama beberapa orang mafia dan pada saat itu Ayah tak berada di pulau karena Ayah sedang melakukan penelitian bersama beberapa rekan ayah sedangkan ibumu dan dirimu berada di pulau." ucap profesor Abdullah sambil menahan air matanya
__ADS_1