
Stuart tampak diam mendengar perkataan sang asisten Tapi saat ini berbeda Dia mempunyai keluarga yang harus dilindungi apalagi sebentar lagi anak-anaknya akan lahir Tentu saja dia harus memilih menghancurkan orang yang pernah menjadi bagian dari hidupnya atau orang tersebut yang akan menghancurkan keluarganya jelas dia lebih memilih menghancurkan orang tersebut walaupun dia adalah orang yang pernah berjasa untuk hidupnya
"Cukup sekali aku memaafkannya atas kesalahannya tak ada untuk kedua kalinya anggaplah itu sebagai pertukaran atas yang dia lakukan untuk menolongku dulu." ucap stuart
Di sebuah pusat kesehatan tampak Darmanto sedang berbicara dengan seseorang dokter yang selama ini menangani penyakit mentalnya
"Jadi prof apakah aku bisa mengkonsumsi obat tiga hari sekali seperti saran dokter karena penyakit yang aku derita sudah berangsur-angsur pulih." tanya Darmanto
"Benar tuan karena anda sudah 99% mengalami kemajuan dalam mengendalikan emosi dan mulai bisa mengontrol setiap sikap anda dan selama selama beberapa hari ini saya melakukan tes pada tuan, hasilnya sangat baik ." ucap profesor
"Benarkah prof jadi kapan saya bisa pulang." tanya Darmanto
__ADS_1
"Dua hari lagi anda bisa kembali." ucap profesor, komandan kau dengar aku akan kembali dua hari lagi dan itu membuat ku sangat bersemangat." ucap Darmanto pada komandan yang selalu menemani dirinya
"Benar tuan anda akan segera kembali ." ucap komandan ikut bahagia
Sementara itu di sebuah markas yang sangat besar tampak seorang Kakek tua yang masih tampak segar sedang duduk di kursi kebesaranya sambil melihat beberapa orang yang ada di hadapannya
"Sudah lama aku tak menghirup udara sebebas ini luka itu telah membuat aku harus bersembunyi sekian tahun dan mendapatkan pengobatan alternatif dari para pertapa di gunung." ucap kakek tua tersebut
Kalian benar karena anak itu semua usaha kita sia-sia kalau saja aku tak menyelamatkan dia dulu dan menjadikan dia murid aku tak akan terluka dan markas kita tak akan hancur dan kita pasti sudah menguasai dunia ." ucap Kakek tua itu
"Tuan benar aku juga tak menyangka dia punya hubungan dengan keluarga Guetta tapi dia Memeng sangat pandai bisa membuta guru dan yang lain tak curiga padanya ." ucap pria tersebut
__ADS_1
"Apa kalian tau tentang sahabatnya yang bernama darma." Tanya kakek tua tersebut
"Darma ucap mereka saling melirik kami hanya tau dia memiliki tiga bawahan khusus dan seorang asisten yang sangat handal tapi tak ada dari mereka yang bernama darma ." ucap salah seorang pria
"Benarkan apakah dia sudah mati seperti kabar sebelumnya akibat dari kejadian malam itu." pikir kakek tua tersebut
"Memeng ada apa tuan mencari orang yang bernama darma apa dia salah satu murid anda dulu ." tanya pria tersebut
Kakek tua tersebut hanya mengaguk saja tanpa merespon lebih
"Baiklah jadi apa kalian sudah mempersiapkan hadiah kejutan untuk keluarga huges." tanya kakek tua
__ADS_1
Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya