
Kini Bima dan ayah Jack sedang berjalan menuju pesawat jet tampak melihat ke sana kemari mencari para pengawal yang disiapkan oleh Bima tapi Paman Jack bingung kenapa tidak melihat para pengawal Bima
Paman Jack dan Bima sudah berada di dalam pesawat tampak hanya beberapa orang pengawal Bima yang ikut di dalam pesawat Paman Jack menjadi kebingungan bukannya dia memerintahkan bawahannya untuk bersiap mengikutinya Kenapa hanya ada beberapa orang tak ada pasukan yang tampak." pikir paman Jack
"Ada apa ayah Kenapa sedari tadi ayah melihat kesana kemari Apakah ada sesuatu yang kurang atau ada sesuatu yang Ayah cari." tanya Bima yang bingung melihat ayah mertuanya sejak dari bawah saat naik pesawat sampai sudah duduk di dalam pesawat ayah mertuanya tak berhenti melihat ke sana-kemari
"Aku pikir kau menyiapkan bawahanmu untuk pergi bersama tapi kenapa saya dari tadi aku tak melihat para bawahanmu yang lain hanya beberapa orang saja." tanya Paman Jack
"Astaga ayah, ayah tenang saja mereka sudah duluan berangkat ke sana sesuai dengan petunjuk dan arahanku jadi kita hanya tinggal melangkah menuju kediaman kakek Nadia tanpa beban mereka sudah berada di sana dan mengatur strategi sendiri Demi kemanan kita." ucap Bima
__ADS_1
Paman Jack sedikit terkejut dengan perkataan Bima pasalnya sedari tadi dia bersama Bima dan Bima tak pernah mengatakan apapun selain Dia menyuruh asistennya untuk menyiapkan bawahannya untuk mengikutinya
"Kenapa ayah sekarang seperti orang kebingungan." tanya Bima yang sangat penasaran melihat ayah mertuanya
"Para bawahan mu luar biasa kalian seperti memiliki ilmu tenaga dalam untuk saling berkomunikasi tanpa bicara, padahal yang aku dengar kau hanya mengatakan siapakan bawahan mu dan ikut denganmu ." ucap paman Jack
Kami terbiasa berkomunikasi lewat pesan jadi aku tadi mengabarinya melalu pesan yang aku kirim." ucap Bima membuat Paman Jack mengaguk mengerti
"Benarkah aku baik-baik saja mungkin aku terlalu banyak menonton film sehingga membuat mataku lelah ." ucap Nadia mencari alasan padahal setiap hari Bima terus menggarap sawah milik Nadia agar menghasilkan Bima junior
__ADS_1
Sementara itu di sebuah markas tampak beberapa orang yang masih saling bercerita "oh iya aku dengar besok kau yang akan mengirim hadiah tersebut ke kediaman." keluarga huges tanya seorang pria
"Ya kebetulan aku yang mengambil tulisan pengantar sehingga besok aku akan membawa kado tersebut ." ucap pria tersebut
"Sepertinya tadi ketua memberikan sesuatu padamu katanya itu sebagai hadiah untukmu." tanya pria lainnya
"Ya ketua memberikan hadiah yang cukup besar untukku karena dia juga menitipkan sesuatu bingkisan yang berbeda dengan bingkisan yang akan kita berikan kepada keluarga huges dan bingkisan tersebut Tidak boleh rusak atau jatuh." ucap pria tersebut
"Benarkah kira-kira bingkisan itu apa ya sehingga ketua sangat menjaganya." tanya pria lainnya
__ADS_1
"Entahlah aku juga tidak tahu apa isi bingkisan tersebut Tapi aku harap isinya bukan bom jika sampai isinya bom maka aku takkan kembali lagi." ucap pria tersebut sambil tertawa terbahak-bahak karena berpikir bercanda begitupun yang lain merasa ucapan temanya candaan tapi di kursi paling ujung tampak pria tersebut menatap nanar pada pria yang akan membawa bingkisan tersebut.
Jangan lupa, like, komen, vote dan hadiahnya