
"Benarkah tante bolehkah aku menemani istri Stuart siapa tahu saja kamu bisa jadi teman." ucap Ratih
Ibu tua yang tak pernah berpikir buruk tentang anak sahabatnya tersebut langsung mengangguk mendapat persetujuan dari ibu stuart Ratih langsung berjalan menuju ke arah Kikan
Kikan yang sedang bersantai melihat ke arah wanita yang berjalan ke arahnya "hai apakah kau istri Stuart kenalkan aku Ratih teman masa kecil stuart." ucap Ratih bohong
"Benarkah oh iya." ucap Kikan tanpa mau berbasa-basi entah mengapa dia tak menyukai wanita yang menyapanya
"Sudah berapa bulan kandunganmu keluar pasti sangat bahagia karena akan memiliki keturunan karena selama ini dia selalu diberitakan bahwa dia adalah seorang pria yang tak biasa bersama wanita ." ucap Ratih
__ADS_1
"Delapan bulan lebih beberapa Minggu lagi sembilan bulan." ucap Kikan singkat
Ratih yang sedang berbicara pada kikan tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Stuart, tanpa memandang siapapun selain istrinya stuart langsung duduk dan langsung memeluk Kikan, Ratih sangat terkejut melihat hal tersebut apalagi selama ini stuart tak mau bertemu dengannya hanya bertemu dengan Asisten stuart saja karena asisten stuart selalu berkata bahwa stuart tak suka ditemui oleh seorang wanita
"Sayang lepaskan Apa kau tidak malu ada orang di sini Apalagi dia adalah teman masa kecilmu ucap Kikan to the point sontak saja ucapan Kikan membuat Ratih sangat terkejut padahal semua itu hanya kebohongan belaka yang sengaja dia buat, sedangkan stuart langsung menatap tajam ke arah wanita tersebut tapi tak sampai satu detik Lalu mengalihkan pandangannya kepada istrinya
"Aku tak mengenalnya sayang bahkan aku tak pernah melihatnya." ucap jujur Stuart
"Wanita yang aneh tadi dia berkata Dia adalah teman kecilmu dengan penuh percaya diri tapi saat kau ada di sini dia langsung pergi dasar wanita zaman sekarang." ucap Kikan geleng-geleng
__ADS_1
"Tunggu sayang dari mana kau mengetahui bahwa aku ada di sini bersama ibu, Oma dan Yuli ." tanya Kikan
"Tentu aja aku akan mengetahui di manapun keberadaan istriku bahkan jika dia bersembunyi di lubang semut." ucap stuart
sementara itu di rumah utama keluarga huges tampak Darmanto yang sudah turun dari mobil dan berniat masuk ke dalam rumah tapi tiba-tiba salah seorang pengawal langsung menghadap "maaf tuan ada seseorang yang mengantarkan paket untuk keluarga huge dan dia ingin keluarga inti yang menerima paket tersebut." ucap pengawal tersebut
Seorang pria yang merupakan pengantar paket nampak sedikit gemetaran melihat Darmanto tapi dia berusaha tenang Darmanto dengan tenang melihat pria yang mengantar paket "apa kalian sudah memeriksa secara detail isi dari paket tersebut sebelum menyuruh pengawal memanggil pengirim paket untuk menyerahkan paket kepadanya
"Sudah tuan." ucap pengawal tersebut Tapi sepertinya Darmanto bukan orang yang mudah sang asisten langsung berjalan menuju pengantar paket tersebut
__ADS_1
Sementara itu di pusat perbelanjaan tampak Kikan, sudah lelah membuta yang lain ikut pulang tapi mengunakan mobil milik stuart tapi saat akan masuk ke dalam mobil tiba-tiba sang asisten datang "maaf tuan ada bom meledak tuan Darmanto ada di sana." ucap Sang asisten membuta Yuli pingsan di tempat.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya