
Yuli melotot ke arah Kikan lalu melihat sekelilingnya "Kakak ini suaranya besar banget Memang kenapa kalau ular kobra dan kenapa kalau cacing kalau kakak stuart jenis binatang apa Dia korba apa cacing." tanya balik Yuli
"Kalau stuart dia bukan lagi cobra tapi anaconda ucap kikan sambil tertawa terbahak-bahak Tanpa mereka sadari ada dua orang pria yang menguping pembicaraan mereka yang berniat agar akan berangkat ke kantor tapi mendengar tentang pembicaraan Yuli dan Kikan tentang cobra dan cacing membuat mereka berdua menghentikan langkah kakinya untuk berpamitan kepada istrinya mereka masing-masing untuk pergi
Tampak salah seorang pria yang Mendengar pembicaraan kedua wanita tersebut tersenyum penuh arti sambil melihat ke arah wanita yang berbicara tentang anaconda sementara pria yang satunya menatap ke arah bawah di mana anaconda milik stuart bersarang
Yuli langsung menatap ke arah Kikan penuh tanda tanya aku rasa punya suamiku adalah ular kobra menggigit membuat aku ketagihan dan nikmati apalagi dia sangat perkasa saat di ranjang tak mau main hanya satu ronde." ucap Yuli sambil tersenyum malu ke arah Kikan karna dia juga tidak mengerti tetang ukuran Karen belum pernah melihat punya pria lain selain Darmanto kalau Kikan pernah iseng membuka video porno koleksi kakaknya asisten Edi sontak saja kikan langsung tertawa terbahak-bahak mendengar." ucapan polos Yuli
Mendengar perkataan Yuli membuat pria yang satunya tampak tersenyum sumringah walaupun bukan anaconda yang penting istrinya puas
__ADS_1
"Ternyata di saat wanita berkumpul ternyata yang mereka bicarakan adalah hal-hal porno apakah Kau juga seperti itu saat menjadi seorang wanita." tanya Stuart membuat Darmanto mengangguk setuju
"Astaga benarkah apa kau tidak malu membicarakan hal seperti itu tentang punya seorang pria padahal kau memiliki hal yang sama." tanya stuart sambil berbisik takutnya terdengar oleh Kikan dan Yuli
"Namanya juga pecinta pria bukan pecinta wanita masa kami harus membicarakan wanita sedangkan kami sudah merasa diri sebagai wanita ya jelaslah kami membicarakan pria kalau emak-emak beda lagi pasti bahas masalah pelakor atau Sembako." ucap Darmanto penuh percaya diri membuat stuart hanya bisa menggeleng
Setelah pamitan pada istri mereka masing-masing kini Darmanto dan keluar langsung naik ke mobil mereka masing-masing
Sementara itu di sebuah ruangan tampak Bento bersama sang asisten jay sedang duduk menunggu seseorang
__ADS_1
Tak berselang lama tampak seorang pria paruh baya bersama beberapa pengawal dan asistennya masuk ke dalam ruangan tersebut setelah pria tersebut masuk seseorang langsung menutup pintu pria tersebut langsung duduk sambil menatap kedua orang pria yang ada di hadapannya
"Selamat pagi Tuan." ucap Bento sambil menunduk tak hormat tak berani menatap pria yang ada di hadapannya begitupun Jay melakukan hal yang sama seperti bosnya
"lewati semua basa-basinya sekarang katakan Apa keinginan kalian sehingga kalian berusaha untuk bertemu denganku Aku tak bisa lama-lama di sini jadi katakan Apa tujuan kalian." ucap pria paruh baya tersebut
Bento menelan silvanya dengan kasar saat mendengar suar pria paruh baya tersebut dia tak menyangka bahwa pria mafia nomor satu yang sudah pensiun ternyata memiliki aura yang luar biasa mengintimidasi membuatnya bahkan tak bisa menelan silvanya dengan mudah bahkan jantung berdetak tak karuan.
Jangan lupa, like, komen vote dan hadiahnya
__ADS_1