Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
489


__ADS_3

Sementara itu di rumah sakit tampak Oma, ibu Stuart sudah terlebih dahulu kembali kediaman utama sementara itu Darmanto dan Yuli berniat pulang bersama komandan dan dokter intan apalagi Yuli masih tidur


Di ruangan direktur tinggal Darmanto dan komandan duduk saling berhadapan Bagaimana dengan misi yang Aku perintahkan Apa kau sudah melakukannya


"Aku tak menyangka selama ini Tuan masih berhubungan dengan pria itu sampai dia meninggal aku sudah menyuruh seseorang untuk melakukan tugas itu dan merapikan rumah tersebut." ucap komandan


"Aku tahu Stuart sedang mencarinya tapi aku sudah memberitahu stuart bahwa aku yang akan melakukannya dia sempat terkejut tapi aku sudah mengatakan apa yang terjadi pria itu menemuiku beberapa tahun yang lalu sebelum dia meninggal." ucap Darmanto


"Aku merasa terkejut saat anda mengatakan alamat dokter tersebut karena biasanya anda akan bercerita padaku tentang semua yang Anda lakukan tapi sepertinya anda menutup rapat-rapat mengenai dokter tersebut." ucap komandan


"Maafkan aku Tapi ini semua adalah keinginannya karena dia yakin ada seseorang yang mencarinya di luar oh iya dalam misi ini siapa kau tugaskan." tanya Darmanto


"Aku menugaskan Dewi untuk tugas itu karena aku yakin dia dapat melakukannya dengan baik dia bisa menjadi seorang gadis desa yang membantu untuk merapikan rumah dan makan tersebut sehingga orang tak akan curiga dengan keberadaannya." ucap komandan


Darmanto menatap ke arah komandan dengan tatapan yang sulit diartikan "Apakah kau pernah berpikir bahwa Dewi mungkin saja menyukai dirimu." tanya Darmanto


Komandan tertawa terbahak-bahak "Tuan bisa saja Tuan kan tahu bahwa Dewi memiliki kekasih dan aku sudah menganggapnya seperti adikku sendiri sejak dia masuk ke dalam markas menjadi anggota lagi pula aku dan kekasihnya saling mengenal." ucap komandan


"Benarkah Tapi sebaiknya kau harus berhati-hati mungkin saja Dewi memiliki perasaan khusus padamu hanya saja selama ini kau selalu menganggapnya bawahanmu sekaligus adikmu jadi kau selalu mengabaikannya saat dia mencari perhatian padamu karena kau berpikir itu hal biasa." ucap Darmanto


"Tuan Jangan khawatir aku memang sejak dulu tak ada perasaan apapun pada Dewi karena jika memang Aku memiliki perasaan padanya aku pasti sudah lama bersamanya lagi pula dia adalah kekasih sahabatku dan aku merasa Dewi hanya menganggap diriku sebagai kakaknya saja." ucap komandan

__ADS_1


"Baiklah aku mengerti sekarang coba kau cek keberadaan dokter intan Jika dia sudah selesai bersiap-siap antarlah dia ke apartemennya setelah itu bantu dia untuk merapikan barang-barangnya karena besok kau harus mengantarnya ke kediaman kakek bersama yang lain." ucap Darmanto


"Tuan kenapa sih aku harus di hukum untuk mengantar dan melindunginya dia itu seperti macan betina dia pasti bisa melindungi dirinya sendiri." ucap komandan


"Dia akan menjadi macan betina jika berhadapan denganmu Sudahlah dia itu seorang wanita yang lembut dan baik kau saja yang terlalu kasar dan keras padanya sehingga membuatnya seperti itu seekor macan betina akan merubah menjadi kucing jika bertemu dengan pasangan yang tepat." ucap Darmanto


Komandan Tak berkata apapun lagi dan langsung bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar ruangan setelah kepergian komandan tampak Yuli datang menghampiri Darmanto "Sayang kau sudah bangun Kenapa kau tidak langsung bersuara." tanya Darmanto


"Aku hanya ingin mendengarkan apa yang kalian bicarakan siapa Dewi tanya Yuli saat terbangun dan akan keluar dia sempat mendengar tentang Dewi


"Dia adalah salah satu bawahan komandan yang paling aktif tapi dia juga seorang wanita yang tidak mudah untuk di ketahui keinginannya tapi aku selalu melihatnya Menatap komandan diam-diam aku takut dia sudah jatuh hati pada komandan sedangkan komandan tak menyukainya." ucap Darmanto


"Ini tak sesederhana itu lagi pula aku Ataupun yang lain tak akan setuju dengan hubungan mereka karena itulah aku hendak menjodohkan komandan dan dokter intan karena dia adalah wanita yang bisa membuat komandan hidup tenang dan bahagia." ucap Darmanto


Yuli mentap bingung kearah Darmanto "aku tak mengerti apa yang kau katakan tapi terserahlah lagipula aku menyukai dokter intan, aku Sampai lupa bagaiman ayah tiriku dan Yuni apa yang kau lakukan pada mereka dan bagaimana keadaan ibuku ." ucap Yuli


Kau tenang saja sayang semua sudah beres ibumu juga sedang diberikan perawatan yang optimal dan di jaga oleh perawat profesional, jadi kau hanya harus fokus pada kesehatan dan kehamilan mu saja, begitu ibu sehat aku akan langsung membawanya untuk bertemu denganmu jadi kau bisa ke tempat kakek dengan tenang ." ucap Darmanto sambil tersenyum penuh arti pada istrinya


Sementara itu Yuni yang sudah berada di markas nampak sangat ketakutan melihat para penjaga yang berwajah garang apalagi semua orang menatapnya dengan pandangan mengerikan "ayo jalan kenapa kau balik kesana-kemari kau akan melihat ini setiap hari." ucap pria yang membawanya


"Tuan aku mohon lepaskan aku, aku sungguh tak melakukan apapun." ucap Yuni

__ADS_1


"Itu bukan urusan ku yang jelas tuan memerintahkan aku untuk membawamu ke mari untuk di jadikan pelayan." ucap pria tersebut


Seorang wanita menyambut mereka dengan wajah dingin "siapa dia apakah dia pelayan yang tuan suruh untuk merubah sifatnya agar lebih baik." tanya wanita tersebut


"Kau benar ini titipan tuan lalu pria itu berbisik kata tuan dia tak boleh di siksa terlalu dia hanya perlu di ajari untuk menjadi manusia baik saja dan jangan biarkan seseorang melecehkannya." bisik pria tersebut membuat wanita mengangguk mengerti


"Aku mengerti serahkan kepadaku dan kau pergilah aku akan membuat dia menjadi wanita yang baru." ucap wanita tersebut


Sementara itu di sebuah lab tampak Bima yang sedang melihat kakek mertuanya sedang tersenyum dan tertawa padanya bahkan memeluknya dengan riang setelah bertemu dengan kakek mertuanya Bima lalu keluar menuju ke sebuah ruangan "Bagaimana Tuan apakah kami sudah berhasil membuat dia menjadi orang baru." ucap sang profesor


"Kalian sungguh luar biasa bisa mengubah kakek tua keras kepala dan menyebalkan itu menjadi orang yang sangat berbeda Baiklah aku akan membawa dia pulang karena Ayah mertuaku dan juga ibu mertuaku serta istriku sudah menunggu kedatangannya aku sudah mengirimkan bonus untuk kalian berdua sebagai ucapan terima kasihku." ucap Bima


"Terimakasih tuan." ucap profesor bersama dokter yang membantunya


Sementara itu di kediaman Paman Jack tampak mama Nadia dan Nadia sedang duduk di ruang tamu sambil menunggu kedatangan kakeknya karena Bima sudah memberitahukan bahwa kakeknya dia akan datang bersamanya


"Aku sudah tak sabar lagi untuk bertemu dengan kakek." ucap Nadia


"Aku juga sudah tak sabar untuk bertemu dengan kakekmu pasti ayahmu akan sangat senang bertemu dengan kakek karena dia mengatakan bahwa kakek sudah sangat berubah dan menjadi lebih baik." Ucap nama Nadia.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2