
Mendengar perkataan Stuart yang begitu meyakinkan membuat Kikan terdiam sambil berpikir sejenak kemudian mengangguk sontak saja anggukan Kikan membuat Stuart semakin bahagia
"Baiklah sayang aku akan mematikan lampu terlebih dahulu lalu aku akan menyalakan lampu tidur saja seperti biasa." ucap Stuart
"Kenapa mematikan lampu dan juga menyalakan lampu tidur bukannya ini masih sore memangnya kita akan tidur aku kan baru bangun." ucap kikan dengan mata yang polos
"Soalnya permennya suka dengan suasana remang-remang kalau lampu dinyalakan dia malu untuk keluar." ucap Stuart entah dapat pemikiran dari mana sehingga dia berkata seperti itu
Kikan dengan polosnya menurut kemudian Stuart melepaskan seluruh pakaiannya sehingga menyisakan celana bokser miliknya, Kikan yang melihat hal tersebut menatap bingung ke arah Stuart "Om kita mau main dokter-dokteran ya." tanya kikan
"Habis Aulia makan permen permen kita langsung main dokter-dokteran." ucap Stuart
__ADS_1
Stuart langsung lanjutkan aksinya membuka bokser miliknya tampak timun impor milik Stuart sudah berdiri tegak
"Permennya mana kok yang keluar suntik kan yang dipakai suntik Kikan kemarin." ucap Kikan dengan polosnya
"Coba kamu mendekat ke sini lalu buka mulutnya lalu isap seperti permen pasti rasanya manis." ucap Stuart
Kikan yang polos akhirnya melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuhan dia mendekat membuka mulut langsung memasukkan terong impor milik Stuart yang biasa dia gunakan untuk menyuntik Kikan
Setelah puas Stuart langsung melepaskan kepala kikan yang dari tadi hendak berbicara langsung mengutarakan pendapatnya "Paman kok rasanya tidak enak kali tidak ada rasanya Paman berbohong ya ini bukan permen tapi ini." belum selesai Kikan berkata Stuart mulai memberikan rangsangan-rangsangan pada istri cantiknya tersebut agar mereka bisa bermain dokter-dokteran seperti sebelumnya
Kita tinggalkan pasangan suami istri yang sedang berbahagia Kini kita beralih kepada Bima yang sedang bekerja di kantor berniat akan pulang tapi saat akan pulang telat mendapatkan telepon dari seseorang yang memberikan informasi mengenai para mafia sedang dicari oleh stuart
__ADS_1
Malam telah menyapa di dalam kamar tampak pasangan suami istri telah selesai bermain dokter-dokteran kini Stuart sedang di dalam kamar mandi seperti sebelumnya Stuart akan memandikan kikan terlebih dahulu setelah dia mandi mandikan Kikan dan memakaikan baju Stuart kemudian mandi dan berpakaian kini kedua pasangan suami istri tersebut sedang makan malam di meja makan setelah makan Stuart kembali ke kamar bersama Kikan sampai di kamar kikan langsung beristirahat tak berapa menit kikan nampak terlelap
"Melihat Kikan sudah tertidur tuat langsung bangun dan berjalan keluar menuju ke ruang kerjanya di ruang kerja Stuart tampak Elizabeth sudah menunggu
Stuart langsung duduk di kursi ruang kerjanya kemudian menatap pada Elizabeth yang ada di hadapannya
"Aku ingin kau besok menjemput profesor Abdullah dan asistennya mereka adalah rekan bisnisku dan harus bersikap sopan pada mereka dan bawa mereka ke l restoran x seperti biasa." ucap Stuart
"Baik tuan aku akan melakukannya Dan semua informasi yang aku dapat mengenai nyonya aku sudah serahkan kepada Bima." ucap Elizabeth
"Aku mengerti sekarang kau boleh pergi untuk beristirahat." ucap Stuart
__ADS_1
Jangan lupa like, komen,vote dan hadiahnya