
"Maaf nona aku hanya merasa kagum saja dengan orang yang telah menciptakan lab di bawah air ini sepertinya dia orang yang sangat handal dalam membuat sesuatu sehingga membuat lab tersebut benar-benar hilang dari radar dan tak bisa ditemukan oleh siapapun ucap." komandan
"Aku juga penasaran dengan siapa yang menciptakan lab yang berada di bawah air tersebut Aku bahkan sangat kagum dengan caranya membuat tekanan udara yang bisa membuat air yang ada di ruangan menjadi kering dalam sekejap." Elizabeth
"Wah pasti tempat itu dirancang oleh seseorang yang mempunyai otak cemerlang baiklah nona Kami akan menuju lokasi di mana keberadaan lab tersebut tapi sepertinya Untuk memindahkan lab tersebut dibutuhkan waktu satu malam jadi saya harap Nona bersabar kita akan kembali besok pagi setelah semua barang dalam lab sudah diangkut." ucap komandan
"Baik kerjakan lah karena aku juga tak sabar untuk kembali ke kota untuk bertemu dengan seseorang." ucap Elizabeth
__ADS_1
Komandan langsung memberi hormat kepada Elizabeth lalu berjalan berbalik arah menuju kapal selam miliknya
Sementara itu di sebuah pulau tampak seorang pria mengepalkan tangannya menerima sebuah laporan bahwa markas yang selama ini dia didirikan di pulau di mana profesor Abdullah tinggal sudah hancur lebur tak tersisa bahkan para bawahannya Tak ada Yang selamat satupun
"Kurang ajar siapa yang beraninya menghancurkan markas kita bagaimana bisa markas tersebut hancur tidak kurang dari 1 jam dan itu semua tidak mungkin adalah perbuatan profesor Abdullah ataupun asistennya yang menyebalkan itu." ucap pria tersebut
"Pasti ada yang mereka incar di pulau tersebut sehingga menghancurkan markas kita sekarang siapkan kapal kita akan ke pulau tersebut Aku ingin melihat siapa yang berani melakukan itu pada markas Yang telah aku bangun." ucap pria tersebut
__ADS_1
"Tapi Tuan bukannya Tuan sedang menunggu kabar dari Tuan Jay bagaimana jika kita mengecek lokasi tersebut besok pagi saja aku yakin orang-orang yang menghancurkan markas sudah pergi dari tempat tersebut setelah markas itu hancur." ucap pria tersebut
"Benar juga masalah markas itu tidak terlalu penting tapi yang terpenting adalah menemukan Di mana keberadaan profesor Abdul dan asisten Edi." ucap Bento
Setelah mengatakan hal itu bentuk kemudian duduk sambil melihat ke arah jendela ruang kerjanya sementara itu di tempat lain tampak jahe Sedang pusing tujuh keliling karena hingga saat ini keberadaan profesor Abdullah dan terlacak sama sekali bahkan j mengerahkan semua anak buah untuk fokus mencari profesor Abdullah dan asisten Edi tapi hasilnya nihil apalagi tuan Bento sudah menunggu kabar darinya membuat jay semakin pusing seorang bawahan Jay yang baru mendengar kabar tentang hancurnya markas mereka di pulau di mana profesor Abdullah tinggal selama ini tak berani mendekati Jay untuk memberitahukan hal tersebut Apalagi dia melihat wajah Jay yang nampak kesal
Jay yang sedang duduk langsung melihat ke arah pintu nampak seseorang berlari masuk mendekati dirinya.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, Vote dan hadiahnya