
"Dia pernah amnesia dan kemudian dia hidup normal itu sebenarnya sesuatu yang bagus tapi jika dia terkena racun dan kemudian dia kembali mengingat masa kecilnya itu membuat kita harus waspada karena jika sampai kikan mendapatkan ingatan masa lalunya dia akan benar-benar menjadi incaran bukan hanya pembunuh itu yang mengejarnya tapi orang-orang yang sudah mengambil hak ibunya akan mengincarnya." ucap profesor Abdullah
"Kita harus mengecek apa yang terjadi pada Kikan sehingga kita mengetahui apa yang harus kita lakukan jika memang dia kembali ke keringatannya saat masih kanak-kanak kita harus bisa menormalkannya kembali agar dia bisa melindungi dirinya sendiri." ucap profesor Adnan
"Aku tak perlu kuatir dengan masalah keamanan kita untuk saat ini karena aku yakin suaminya akan melindunginya sampai titik darah penghabisan." ucapan profesor Abdullah yakin
Mendengar perkataan profesor Abdullah membuat profesor Adnan menatap penuh tanda tanya siapa sebenarnya pria yang menikahi Kikan sehingga membuat profesor Abdullah yang notaben yang memiliki sistem keamanan tinggi mau menyerahkan putrinya pada pria tersebut berarti pria tersebut memang lebih hebat daripada profesor Abdullah dalam sistem keamanan pikir profesor Adnan
"Jadi kapan kau akan mempertemukan aku dengan putrimu dan juga menantumu."tanya profesor Adnan
__ADS_1
Aku akan berbicara terlebih dahulu dengan suami Aulia setelah itu baru aku akan berbicara dengan Aulia baiklah aku akan pergi terlebih dahulu aku akan mengajakmu untuk bertemu Aulia setelah aku berbicara dengan mereka." ucap profesor Abdullah dia tak mungkin datang ke kediaman stuart dan langsung menyatakan bahwa Kikan adalah putrinya yang bernama Aulia walaupun dia mempunyai tes DNA
Profesor Adnan mengangguk mengerti maksud dari sahabatnya tersebut dia hanya berharap segera bertemu dengan keponakannya yang sangat dia rindukan "baiklah aku menunggu kabar darimu ku mohon secepatnya kau bisa memberikan kabar aku semua sangat merindukan Aulia." ucap profesor Adnan
Sementara itu di sebuah pulau pribadi tampak seorang pria sedang duduk sambil melihat pemandangan pantai di hadapannya "bagaimana Apa yang tua Bangka itu." tanya pria yang duduk di kursi malas
"Sepertinya dia kembali ke kota entah apa yang dia lakukan sepertinya dia sedang bekerja sama dengan sebuah perusahan raksasa dan menetap di sana untuk sementara ." ucap seorang pria yang berada di samping kanannya
"Sepertinya dia tak lagi mencari kebenaran putrinya tapi saat dia di kota dia beberapa kali ke rumah sakit entah apa yang dilakukan di sana." ucap pria tersebut
__ADS_1
"Sudah seharusnya dia berhenti mencari putrinya karena Putrinya sudah mati bukankah begitu Jay tanya pria tersebut pada pria yang ada di belakangnya yang hanya diam membisu
"Benar tuan." ucap jay tanpa ekspresi apapun
"Selama putrinya tidak ada dia takkan berani lagi keluar ke mana-mana aku ingin dia segera mati agar aku bisa mendapatkan leb obat-obatan tersebut dengan begitu aku bisa menghasilkan uang dengan menjual semua racun dan penawar yang dia ciptakan." ucap pria tersebut dengan senyuman iblis nya
"Tapi tuan sampai saat ini kita tidak mengetahui Di mana keberadaan lab milik profesor Abdullah karena lab tersebut sangat dirahasiakan bahkan mata-mata kita yang ingin masuk untuk mencari tahu keberadaan lab tersebut tampaknya tidak mendapatkan hasil apapun." ucap pria yang berdiri di samping kanan
"Kau tak perlu khawatir aku yakin tak lama lagi kita akan mengetahui Di mana keberadaan lab rahasia tersebut." ucap pria yang duduk di kursi malas.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya