
Stuart terdiam sejenak mendengarkan perkataan asistennya "apakah kau sudah melaksanakan apa yang aku perintahkan." tanya Stuart
"Sudah tuan dan semuanya terhubung tersambung melalui ponsel Anda sendiri." ucap Bima
"Baiklah sebaiknya kita segera pulang aku ingin beristirahat sejenak." ucap Stuart
Kini Bima dan Stuart kini berjalan menuju mobil di mana sang supir sudah menunggunya setelah Bima dan Stuart masuk ke dalam mobil sopir langsung melajukan kendaraannya menuju kediaman Stuart
Sementara kikan kini sudah mulai memasak makan malam Stuart "oh rupanya Tuan muda sangat suka sop iga dan juga ayam goreng kecap ternyata tak susah makanan kesukaan tuan muda ucap Kikan sambil tangannya terus membuat hidangan
Stuart yang berada dalam mobil penasaran dengan apa yang dilakukan oleh asisten barunya yang pernah dia temui sekali itupun Stuart tak sempat melihat dengan jelas karena saat Kikan baru saja menjadi pelayan di rumahnya ibu dan omanya langsung membawa Kikan ke rumah utama sehingga Stuart tidak sempat melihat dengan seksama Kikan yang saat ini bernama kiki
__ADS_1
Tampak Stuart serius memperhatikan Kikan melakukan aksinya memasak dengan lincah Kikan mengolah semua masakan yang akan dihidangkan untuk Stuart
Tak terasa mobil sudah sampai di kediaman Stuart, Bima bergegas keluar dan membukakan pintu untuk Stuart setelah itu mereka masuk bersama ke dalam rumah dan Stuart langsung menuju kamarnya untuk membersihkan tubuhnya begitupun dengan Bima langsung masuk ke dalam kamarnya di mana dia memiliki kamar tersendiri di kediaman Stuart maupun di kediaman utama
Sedangkan Kikan yang sudah memasak langsung membawa masakannya ke meja makan di mana yang diarahkan oleh kepala pelayan sementara itu ada Beberapa pelayan pria yang merasa tak suka dengan keberadaan Kikan tapi mereka tak Berani berbuat apa-apa karena di ancam oleh kepala pelayan
Kini setelah turun dari kamarnya dan menuju meja makan di mana Bima, kepala pelayan dan kikan sudah menunggu
Stuart duduk dengan wajah dingin serta tatapan tajam melihat semua hidangan yang terjadi di depan matanya cukup grogi saat akan melayani Stuart tapi dia berusaha untuk menyadarkan dirinya
Dari tempat duduk Stuart kemudian menunjuk beberapa makanan yang diinginkannya dengan sigap kikan mengambil makanan yang ditunjuk oleh Stuart
__ADS_1
Semua orang di dalam ruangan tersebut termasuk kepala pelayan dan Bima menahan nafasnya saat Kikan mengambilkan makanan untuk Stuart takutnya Kikan membuat Masalah
Jantung Kikan hampir mau copot orang lain tak melihatnya tapi sungguh Kikan merasa takut, cemas dan sepertinya jantungnya kapan saja bisa keluar tiba-tiba dari dalam tubuhnya apalagi melihat tuan muda yang dilayaninya menampakan wajah tanpa ekspresi sedikitpun sehingga membuat Kikan benar-benar takut pai dia berusaha tenang seperti yang di ajarkan pra gurunya
Sementara itu walaupun wajahnya tanpa ekspresi tapi Stuart mengamati semua yang ada di sekelilingnya setiap detail gerakan Kikan yang dia lakukan Stuart mengawasinya
Setelah selesai mengambil lauk pauk yang ditunjuk oleh Tuan ikan langsung meletakkan piring tersebut dihadapan Stuart
Stuart menatap piring yang ada di hadapannya dengan wajah tanpa ekspresi sehingga membuat semua orang yang ada di ruangan tersebut harap-harap cemas apalagi Kikan adalah seorang pelayan baru
Apalagi selama ini sudah ada puluhan pelayan pribadi Stuart yang dipecat secara tiba-tiba tanpa ada angin dan hujan entah apa yang dilihat kali ada gerakan yang tak disukai satu saja bisa membuat pelayan pribadinya langsung dipecat.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya