Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
506


__ADS_3

"Ada apa Ibu memanggilku." tanyak Nadia yang sudah berada di dekat ibunya, terasa sedikit berat dan para pria sepertinya sedang makan tolong bantu ibu dan antar aku ke kamar soalnya ayahmu sedang menemui temannya." ucap mama Nadia, nanti abang bergegas membantu sama mama mengangkat gaun pengantin lalu berjalan beriringan menuju kamar pengantin


Sementara itu di dalam kamar tampak Paman Jack dan Bima sudah duduk di sofa "ada apa kenapa sepertinya terjadi sesuatu." tanya Paman Jack


"Tadi kakek terbangun sepertinya dia kehausan sehingga dia mencari air sampai di luar Untung saja tak ada orang yang melihatnya sehingga membuatku dengan mudah membawanya kembali masuk ke dalam kamar untuk saja ada Paman Sam yang membantuku." ucap Bima


"Aku pikir obat yang kita suntikan akan membuatnya terlelap sampai besok pagi." ucap paman Jack


"Aku juga berpikir seperti itu tapi ternyata Setelah beberapa jam obat disuntikkan kakek mertua akan bereaksi dan akan kehausan sehingga dia akan mengamuk jika tak di berikan air minum jadi jika sudah di berikan air minum dia akan kembali terlelap." ucap Bima

__ADS_1


"Untung saja dia hanya membutuhkan air untuk kembali terlelap kalau sampai dia keluar dan membuat keributan bisa-bisa seumur hidup aku akan belajar karena pasti Mama nadia akan membatalkan pernikahan ini dan takkan pernah mau bertemu denganku." ucap paman Jack


Wali nikah dan paman sam hanya bisa mendengar ocehan menantu dan mertua tersebut "baiklah sudah selesai jangan lupa cuci muka." ucap Paman Sam pada wali nikah yang sudah dia bersihkan wajahnya dari riasan yang mirip kakek Nadia, "Baik aku mengerti terima kasih." wali nikah lalu bangkit menghampiri paman Jack" aku permisi untuk kembali ucap wali nikah memberi hormat lalu keluar dari kamar


"Terima kasih atas bantuanmu menantuku akan mengantarmu keluar sudah ada mobil yang aku siapkan untuk mu." ucap paman Jack


"Aku justru yang berterima kasih karena kau mau menggunakan tenagaku di hari bahagiamu ini aku tahu bagaimana Kau sangat mencintai istri dan anakmu." ucap paman sam


"Astaga orang tua itu ada-ada saja perkataannya bisa-bisanya Dia berbicara seperti itu." ucap Bima

__ADS_1


"Sudahlah nak biarkan mertuamu berbahagia setelah berpuasa cukup lama sekarang kau nikmatilah juga malam ini bersama istrimu biar aku keluar sendiri lagi pula mobil sudah menungguku di depan." ucap paman sam


"Tidak Paman biar aku mengantar Paman sampai ke depan lagi pula istriku pasti sedang di kamar mertuaku." ucap Bima lalu sama-sama bangkit dan berjalan keluar kamar menuju teras


Sementara itu di dalam kamar pengantin tampak Nadia sedang membantu mamanya untuk melepaskan pernak-pernik yang menghiasi rambut mamanya, setelah semua dia simpan dengan rapi Nadia hendak keluar tapi mamanya langsung menhan tangan Nadia, "nak ibu jadi gugup." ucap mama Nadia


Nadia langsung melihat kearah mamanya dengan tatapan bingung, "kenapa gugup bukanya ayah dan mama biasa melakukan hal tersebut dulu sehingga aku bisa lahir." ucap Nadia polos.


"Sejak kau menikah otakmu sudah tercemar bisa-bisanya kau mengatakan hal tersebut tanpa malu-malu." ucap mama Nadia.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2