Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
331


__ADS_3

Tampak seorang dokter masuk bersama kepala pelayan lalu langsung memeriksa keadaan Untung saja setelah di periksa tak ada yang berbahaya Yuli hanya pingsan karena kekurangan oksigen


Setelah memeriksa keadaan Yuli dokter tersebut pun pamit untuk kembali sementara itu Kikan Oma dan Ibu setuat masih duduk mengelilingi Yuli yang masih tak sadarkan diri


"Terus di mana Darmanto apa dia yang melakukan hal ini dasar laki-laki jadi-jadian seharusnya dia melindungi wanita bukan menyakiti wanita Kalau benar dia yang telah melakukan ini Om akan membuat perhitungan padanya." ucap om yang terlihat sangat marah atas kelakuan Darmanto


"Sepertinya memang Darmanto yang melakukan hanya ada Darmanto dan Yuli dalam kamar tadi stuart yang pertama datang ke kamar setelah itu aku tapi aku tak melihat keberadaan stuart ataupun Darmanto dalam kamar hanya ada Yuli yang tergeletak pingsan." ucap kikan

__ADS_1


Sementara itu di sebuah markas yang tak jauh dari kediaman utama keluarga huges tampak seorang pria sedang di duduk sambil tertunduk tampak wajahnya penuh luka lebam dan ada darah di bibirnya yang sudah sedikit mengering sungguh sepertinya pria tersebut di hajar habis-habisan membuat wajahnya terlihat mengerikan


" Apa yang sudah kau lakukan kau sudah melukai istrimu sendiri sekarang hukuman apa yang pantas untukmu pukulanku hari ini tak akan sebanding dengan apa yang akan dirasakan oleh istrimu." ucap stuart sambil memandang Darmanto dengan penuh amarah


Darmanto diam membisu dia tak tahu harus mengatakan apa entah setan apa yang merasukinya tadi tiba-tiba amarahnya langsung naik dan tanpa berpikir panjang langsung mengecek leher Yuli yang belum diakui sebagai istri


Mendengar kata Oma dan ibu membuat Darmanto sedikit mengangkat wajahnya lalu melihat ke arah stuart yang tampak emosi "maaf mungkin karena beberapa hari ini aku tak pernah konsultasi lagi dan meminum obat secara teratur sehingga emosiku gampang tersulut." ucap Darmanto pada akhirnya Darmanto mengakui bahwa selama ini dia jarang melakukan perawatan seperti yang sebelumnya

__ADS_1


Stuart menghembuskan nafasnya kasar dia mengerti bahwa Darmanto tidak bisa dipaksa untuk melakukan sesuatu dan pengobatan yang biasa dilakukan oleh Darmanto memang sangat baik untuknya tapi memang beberapa bulan ini semenjak keberadaan kikan stuart jarang memperhatikan Darmanto tentang kesehatannya karena dia berpikir Darmanto sudah terbiasa dan akan melakukan semua terapi dan mengkonsumsi obat yang memang diberikan oleh dokter yang selama ini mengawasinya


"Bagaimana bisa kau berhenti konsultasi dan mengkonsumsi obat tersebut kau kan tahu penyakitmu bisa kambuh kapan saja sebaiknya untuk beberapa hari ini kau kembali ke apartemen dan melanjutkan pengobatan mu kebetulan dokter Abdullah sedang menciptakan beberapa obat terbaru dan untuk sementara biarkan Yuli tenang terlebih dahulu baru kau bisa kembali ke kediaman utama aku akan membicarakan hal ini kepada ayah." ucap stuart


"Bagaimana dengan Oma dan ibu mereka Pasti akan sangat marah padaku." ucap Darmanto sambil menunduk dia khawatir akan kemarahan Oma dan ibu stuart


"Itu masalahmu kau sendiri yang melakukannya jadi kau sendiri yang harus menghadap kemarahan Oma dan ibu karena aku tak akan ikut campur dengan masalah itu." ucap stuart sambil berlalu keluar dari markas tersebut kembali ke kediaman utama meninggalkan Darmanto yang masih tak bergeming dari duduknya sesaat kemudian Darmanto terjatuh ke lantai sepertinya Darmanto pingsan.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2