
Nampak paman Alan salah tingkah saat di dapat oleh Mama Lilis berada di depan kamar Doni dan Rumi
"Aku ...aku ... sedang mengecek apa mereka baik-baik saja biar bagaimanapun aku seorang ayah aku takut dia akan ketakutan di saat pertama kali berhubungan dengan seorang pria." ucap paman Alan bohong
Mama Lilis hanya melihat tidak berani lagi berkomentar karena dia juga tidak tahu seberapa dekat Rumi dengan paman Alan yang merupakan ayah angkatnya "benarkah baiklah di mana fera aku sudah janjian dengannya untuk memanjakan diri di spa hotel." tanya mama Lilis
"Dia sedang istirahat saat aku keluar mungkin saja dia sudah bangun saat ini." ucap paman Alan
__ADS_1
"Baiklah apa kau akan tetap di sini menunggu Rumi dan Doni sampai keluar atau ikut bersama kami untuk sekedar refreshing." tanya mama Lilis
Mendengar perkataan Mama Lilis membuat papan alam sejenak "aku akan ikut dengan kalian sepertinya rumit Sudah cukup dewasa untuk berhubungan dengan seorang pria Aku hanya khawatir saja padanya soalnya dia adalah anak perempuan kesayanganku." ucap paman Alan
"Baiklah aku mengerti Kau pasti khawatir padanya tapi kau juga harus tahu sekarang dia sudah memiliki seorang suami yang akan menjaganya dan melindunginya kita sebagai orang tua hanya bisa membantu jika memang mereka membutuhkannya." ucap mama Lilis
"Kau benar aku hanya terlalu khawatir saja namanya juga orang tua tapi aku sangat senang dia menikah dengan Doni setidaknya mereka tidak akan meninggalkan rumah tapi tetap bersama kami." ucap paman Alan yang dalam otaknya adalah dia bisa mengendalikan Doni dan bisa bersama-sama Rumi setiap saat
__ADS_1
Paman Alan berpikir sejenak jika sampai Mama Lilis tinggal di kediamannya itu akan membuatnya dalam keadaan yang sulit bagaimana jika sampai Mama Lilis mengetahui bahwa dia dan Rumi berselingkuh apalagi mama lilin adalah wanita yang cerdas dan mudah melihat situasi yang ada
"Aku mempunyai rumah yang sudah lama tidak berpenghuni mengapa kau tak tinggal di sana saja aku akan menyiapkan beberapa pelayan agar kau bisa beta tinggal di sana." ucap paman Alan
Mama Lilis terdiam sejenak sebenarnya niatnya mengatakan itu adalah agar Paman Alan mengajaknya untuk tinggal di kediamannya lagi pula kediaman Paman Alan memiliki banyak kamar dan pelayan tapi apa ini paman Alan menawarkan dirinya untuk tinggal di tempat terpisah membuta mama Lilis sedikit kecewa
"Benarkah tapi apakah Fera setuju bagaimana kalau Aku tinggal di kediaman mu saja takutnya fera Tidak setuju aku pergi dari rumah itu apalagi Fera Tak memiliki teman dekat selain aku." ucap Mama Lilis menawarkan diri
__ADS_1
Paman alam tak menjawab lagi perkataan mama lilis karena dia sudah berada tepat di pintu kamarnya Paman Alan langsung membuka pintu dengan kunci yang dia miliki lalu masuk ke dalam tampak ke dalam ibu fera masih terlelap dengan nyenyak paman Alan mendekat lalu berusaha membangunkan Ibu fera sebelum mama lilis curiga dengan apa yang sedang dilakukan sedangkan paman Alan hanya membuka pintu untuk dirinya dan menutup kembali pintu tersebut membuat Mama Lilis hanya bisa diam di depan pintu kamar tersebut.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya