
"Sebenarnya apa yang kau bicarakan makhluk tak kasat mata apa di sini selalu aman dan tak pernah ada hal-hal mistis yang terjadi mungkin kau terlalu banyak berpikir dan mengenai laporan yang diberikan saat di ruang rapat mungkin saja laporan itu sudah diambil oleh misteri D sehingga laporan itu sudah tak ada di meja lagi." ucap asisten stuart
Asisten Bima tampak terpaku mendengar perkataan asisten stuart "Apa maksudmu mengatakan mister D yang mengambil laporan di dalam ruangan rapat itu aku jelas-jelas menyimpan laporan itu di atas meja di depan kursi kosong dan tak ada seseorang di sana bahkan orang yang kau sebutkan tadi tak masuk ke dalam ruangan Rapat karena semua pintu aku yang menutupnya." ucap asisten Bima
Asisten stuart menghembuskan nafasnya dengan kasar memang tidak mudah orang mempercayai adanya mister D apalagi selama ini tak pernah ada yang melihat mister di selain stuart, dirinya, Tuan Bima,tuan Darmanto serta komandan sehingga membuat orang lain tak ada yang mengetahui tentang keberadaan misteri D yang tak pernah berbicara dengan siapa pun dan menghilang begitu saja saat tugasnya telah selain selain Stuart yang bisa berkomunikasi dengannya
"Kau tak perlu memikirkan hal-hal seperti itu, itu hanya gurauan Tuan Bima saja sekarang mana laporannya Aku ingin memeriksanya." ucap asisten Stuart yang tak mau ambil pusing dengan yang terjadi
__ADS_1
Sementara itu di sebuah apartemen mewah tampak Bento sedang duduk bersama jay dan seorang wanita paruh baya "Aku ingin kau membuka sebuah toko bunga di apartemen tempat tinggal profesor Abdullah dan biarkan wanita ini menjadi pemiliknya dan ingat toko itu harus terlihat jelas dari luar sehingga profesor Abdullah bisa melihat ke dalam dengan jelas." ucap Bento
"Baik Tuan akan saya laksanakan tapi tuan Apakah Tuhan sudah memikirkan apa yang akan diminta oleh pensiunan mafia nomor 1 pada Tuan." tanya jay yang merasa sedikit cemas pasalnya ini terlalu gampang aplagi mereka tak meminta apapun awal tapi di akhir sepertinya semua sudah di rencanakan
"Tidak mungkin dia meminta kebebasanku atau nyawaku dia pasti akan meminta sesuatu yang mungkin seperti uang atau yang lainnya." ucap Bento penuh percaya diri
"Tapi Tuan tidak mungkin dia meminta uang karena yang aku tahu Dia adalah seorang yang sangat kaya raya." ucap Jay
__ADS_1
"Kalian kembalilah ke kamar kalian." ucap Bento lalu berjalan menuju ke ruang kerjanya Bento duduk di kursi kebesaranya dia langsung mengangkat panggilan video tersebut "wah kau sungguh luar biasa Kau masih hidup dan bahkan mendapatkan alamat profesor Abdullah dengan mudah." ucap salah satu rekan Bento memuji Bento
"Ha ha ha siapa dulu dong aku pasti mendapatkan apa yang aku inginkan pensiun mafia nomor satu saja yang terkenal kejam langsung memberikan apa yang aku inginkan." ucap Bento semakin menyombongkan diri
"Kau memang luar biasa aku menunggu kabar baik darimu begitu kau mendapatkannya segera hubungi kami kami akan langsung datang." ucap salah seorang
"Oh ya dan bayaran dariku sudah masuk ke rekening Aku ingin kau secepat mungkin bisa mendapatkan obat penawar tersebut ." ucap pria yang lain
__ADS_1
"Tenang saja aku sudah mendapatkan alamat profesor Abdullah dan sebentar lagi aku akan membuatnya terkurung hingga tak bisa kemana-mana lagi dia sudah membuat aku sangat kesal dengan mencoba lari dariku." ucap Bento
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya